KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmennya untuk merombak wajah Pasar Kakap di Kecamatan Sungai Kakap menjadi kawasan yang bersih, tertata, dan berdaya tarik tinggi. (2/5/2025) Bupati Sujiwo: Pasar Kakap Akan Disulap Jadi Destinasi Baru, Warga Diajak Kolaborasi
Hal itu disampaikannya usai kegiatan kolaboratif bersama Karang Taruna dan masyarakat setempat, yang meliputi penanaman pohon, pembersihan sampah, serta pembagian tong sampah kepada warga.
Menurut Sujiwo, langkah ini bukan sekadar aksi seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Ia menilai rendahnya kepedulian terhadap kebersihan selama ini lebih disebabkan kurangnya edukasi dan contoh nyata di lapangan.
“Kita tidak hanya melarang masyarakat membuang sampah sembarangan, tapi juga memberikan solusi dengan menyediakan fasilitas seperti tong sampah. Jadi ke depan tidak ada alasan lagi,” tegasnya.
Sujiwo mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menargetkan dalam waktu sekitar tiga bulan, kawasan Pasar Kakap sudah berubah signifikan. Penataan akan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembangunan taman, perbaikan infrastruktur, hingga penertiban pedagang liar.
Tak hanya itu, kawasan terminal akan disulap menjadi pusat jajanan atau pujasera yang hidup, terutama pada malam hari. Bahkan, Sujiwo berkomitmen menghadirkan hiburan gratis setiap malam Minggu untuk menarik minat masyarakat.
Di sisi lain, kawasan Dermaga TPI juga akan dipercantik dengan penataan pelataran dan pemasangan lampu hias. Potensi wisata sungai pun akan dioptimalkan, termasuk akses menuju klenteng laut serta panorama kapal-kapal nelayan yang dinilai memiliki nilai estetika tinggi.
“Kita punya banyak potensi, mulai dari vihara, klenteng laut, hingga aktivitas nelayan. Kalau ditata dengan baik, ini bisa jadi destinasi unggulan dan ruang publik yang membanggakan,” ujarnya.
Namun demikian, Sujiwo menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, terutama pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat.
“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Ini butuh kebersamaan, gotong royong, dan kesadaran bersama. Kalau semua bergerak, saya yakin Pasar Kakap akan jadi ikon baru di Kubu Raya,” pungkasnya.
Dengan optimisme tersebut, transformasi Pasar Kakap diharapkan tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga meningkatkan aktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat setempat. (Tim Liputan)
Editor : Aan