KALBARNEWS.CO.ID (SEKADAU) - Polres Sekadau menjelaskan kronologi penemuan seorang warga yang meninggal dunia diduga akibat gantung diri di Desa Cenayan, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Jumat (3/4/2026).Polres Sekadau Jelaskan Penemuan Warga Diduga Gantung Diri di Desa Cenayan
Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menyampaikan, korban diketahui seorang pria berinisial C (29), warga Desa Cenayan.
“Korban ditemukan oleh pihak keluarga sekitar pukul 14.50 WIB di area bekas kandang ayam milik warga,” ujar AKP Triyono, Sabtu (4/4).
Ia menjelaskan, pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB, orang tua korban mendatangi rumah mertua korban untuk mencari keberadaannya. Namun, korban tidak berada di rumah dan sebelumnya sempat berpamitan untuk pergi berburu beberapa hari sebelumnya.
Kecurigaan keluarga muncul setelah diketahui tali kulit kayu (kepuak) yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari di rumah dalam keadaan hilang. Atas dasar itu, pihak keluarga bersama saksi melakukan pencarian di sejumlah lokasi di sekitar tempat tinggal korban.
“Pencarian dilakukan di area lahan sawit hingga ke lokasi bekas kandang ayam. Di lokasi tersebut, korban ditemukan dalam keadaan tergantung menggunakan tali kulit kayu,” jelas AKP Triyono.
Setelah penemuan tersebut, pihak keluarga segera menginformasikan kepada warga dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Sekitar pukul 15.20 WIB, personel Polsek Nanga Mahap terlebih dahulu tiba di lokasi, kemudian disusul Unit Inafis Satreskrim Polres Sekadau untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Petugas telah melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi guna memastikan kronologi kejadian,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dan memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.(Al)
Editor : Aan