Pengurus Bhakti Suci Akhiri Ceng Beng 2577 Dua Pekan Warga Antusias Sembahyang Leluhur

Editor: Redaksi author photo
 Pengurus Bhakti Suci Akhiri Ceng Beng 2577  *Dua Pekan Warga Antusias Sembahyang Leluhur
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK)  - Yayasan Bhakti Suci (YBS) Pontianak mengakhiri Perayaan Ceng Beng 2577/2026 dengan menggelar upacara ritual sembahyang leluhur dan ziarah makam di Tempat Pemakaman Umum Tionghoa, Yayasan Bhakti Suci baik di Siantan, Pontianak maupun Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (4/4/2026).


Selama dua pekan masa sembahyang leluhur masyarakat Tionghoa, akhirnya tiba waktu terakhir ditutup oleh Yayasan Bakti Suci Pontianak seperti tahun sebelumnya.


Masyarakat Tionghoa Kalimantan Barat melaksanakan sembahyang leluhur sebanyak dua kali dalam setahun, yakni saat perayaan Ceng Beng dan perayaan Zhong Yuan.


Dewan Pembina Yayasan Bhakti Suci Pontianak, Lo Cun Hong mengungkapkan, perayaan Ceng Beng atau ritual sembahyang leluhur yang pertama dalam tahun 2026 ini berjalan dengan aman dan lancar serta antusiasme masyarakat sangat tinggi sekali.


Hal ini terlihat dari banyaknya warga dari luar Pulau Kalimantan yang pulang ke Pontianak melaksanakan sembahyang leluhur. Selain dari warga Tionghoa yang menetap di Pontianak dan sekitarnya.


“Perayaan Ceng Beng tahun ini spesial, karena bertepatan dengan momen besar keagamaan, setelah Imlek, hari libur Idul Fitri, liburan sekolah dan hari ini bertepatan dengan Paskah sehingga masyarakat (Tionghoa) yang sembahyang leluhur antusias sekali,” ujarnya.


Menurut Lo Cun Hong, meski harga tiket mahal dan sulit didapat karena permintaan tiket pesawat tujuan Pontianak melonjak, namun tidak menghalangi warga tetap pulang untuk melakukan sembahyang leluhur.


“Tahun ini bisa dikatakan luar biasa, terutama yang datang ke Pontianak walaupun tiket mahal dan susah didapat tapi antusias masyarakat melaksanakan sembahyang leluhur sangat tinggi. Ceng Beng juga dianggap lebih sakral daripada Chit Nyiat Pua maka warga lebih antusias” tuturnya.


Ia mengharapkan, kedepannya  setiap tahun tetap banyak warga yang pulang untuk sembahyang dan mengenang leluhurnya.


“Dengan melaksanakan sembahyang leluhur, harapannya arwah mereka yang sudah meninggal bisa tenang, serta bagi kita yang masih hidup semoga selalu diberkati kesehatan yang baik dan usaha bagus dan berkembang,” harap pengusaha yang memiliki nama lain Susanto Muliawan Lim ini.


Ketua Panitia Perayaan Ceng Beng 2577/2026, Yo Siak Hong mengatakan perayaan Ceng Beng selama dua pekan berjalan tertib, aman dan lancar serta warga sangat antusias baik di daerah Sungai Raya maupun daerah Wajok dan sekitarnya.


Ia juga mengapresiasi semua warga yang melaksanakan sembahyang leluhur dengan baik dan tertib, serta berterima kasih kepada semua pihak yang turut terlibat menjaga keamanan sehingga semuanya berjalan dengan lancar.


“Saya atas nama panitia Yayasan Bhakti Suci memberi apresiasi kepada semua masyarakat Tionghoa yang melaksanakan sembahyang leluhur, serta pihak keamanan yang turut membantu sehingga sampai penutupan perayaan Ceng Beng semua sesuai rencana berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” pungkasnya. (sgt)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini