KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)—Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmennya untuk merealisasikan pembangunan Pasar Induk Melati yang ditargetkan rampung pada 2027. Hal ini disampaikan usai pembahasan teknis dan penajaman rencana pembangunan yang dinilai sudah semakin matang dan komprehensif. (22/4/2026). Pasar Induk Melati Ditarget Rampung 2027, Bupati Sujiwo: Jadi Pusat Ekonomi Kubu Raya
Menurut Sujiwo, seluruh aspek perencanaan telah dibahas secara detail, mulai dari penataan pedagang eksisting hingga kesiapan menampung tambahan pedagang dari luar. Bahkan, sekitar 50 slot tambahan juga disiapkan untuk memperluas kapasitas pasar.
“Secara teknis sudah sangat siap, semua terlibat sampai ke detail. Tinggal kita orkestrasi pelaksanaannya,” ujarnya.
Pasar Induk Melati nantinya akan menjadi pusat distribusi berbagai kebutuhan pokok, dengan melibatkan para pedagang grosir yang selama ini memang banyak beroperasi di Kubu Raya, seperti komoditas gula, beras, minyak, hingga bawang.
Sujiwo menegaskan, pasar induk memiliki peran strategis sebagai pusat transaksi dan penggerak ekonomi, sekaligus menjadi penampung hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan masyarakat.
“Pasar itu bukan hanya tempat jual beli, tapi pusat pergerakan ekonomi dan penopang hasil produksi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga meminta Sekretaris Daerah untuk mengoordinasikan kesiapan seluruh OPD terkait, termasuk percepatan tahapan yang belum rampung. Sementara itu, pengelola pasar diminta segera melakukan sosialisasi dan komunikasi dengan para pedagang grosir agar siap beroperasi saat pembangunan selesai.
Dengan berbagai persiapan yang dinilai sudah memenuhi syarat, Sujiwo optimistis proyek Pasar Induk Melati dapat terealisasi sesuai target dan menjadi penguat utama ekonomi daerah. (Tim Liputan)
Editor : Aan