KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Bupati Kubu Raya Sujiwo melanjutkan misi kemanusiaannya dengan mengunjungi rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di Desa Sungai Itik. Rumah tersebut dihuni keluarga dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, di mana orang tua dalam keluarga tersebut merupakan penyandang tunanetra, sementara dua orang anaknya mengalami gangguan kesehatan mental (ODGJ). (5/4/2026)Misi Kemanusiaan Sujiwo: Bedah Rumah untuk Keluarga Rentan di Sungai Itik
Didampingi perwakilan DPRD Provinsi serta aparatur kecamatan dan desa, Sujiwo melihat langsung kondisi rumah yang sebelumnya roboh dan kini hanya beratapkan daun seadanya. Ia mengaku prihatin sekaligus menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam terhadap kondisi seperti ini.
“Ini menjadi perhatian serius. Rumah ini wajib kita bangun agar keluarga ini bisa tinggal dengan layak,” tegas Sujiwo.
Ia memastikan akan segera mengecek apakah rumah tersebut masuk dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Jika tidak terakomodir, Pemkab Kubu Raya siap menggunakan APBD serta menggandeng berbagai pihak untuk membantu pembangunan rumah tersebut.
Sujiwo juga menyampaikan bahwa tahun ini Kubu Raya mendapatkan sekitar 1.460 unit program bedah rumah. Selain itu, pihaknya terus menggalang kolaborasi dengan berbagai elemen, seperti KORPRI, Bank Kalbar, dan lembaga lainnya untuk mempercepat penanganan RTLH.
Menurutnya, masih banyak warga yang membutuhkan perhatian serupa. Namun ia optimistis, dengan dukungan semua pihak, target menuntaskan persoalan rumah tidak layak huni di Kubu Raya bisa tercapai.
“Mohon doa dan dukungan masyarakat. Ini komitmen kami, tidak boleh ada warga yang hidup di rumah tidak layak,” tutupnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan