Harga Cabai Picu Inflasi, Sujiwo Gerakkan Warga Tanam 150 Ribu Bibit di Pekarangan
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo mendorong gerakan tanam cabai di pekarangan rumah sebagai solusi mengatasi lonjakan harga sekaligus menekan inflasi daerah. (13/4/2026)
Menurutnya, kenaikan harga cabai terjadi akibat minimnya pasokan, baik dari produksi lokal maupun distribusi dari luar daerah seperti Jawa. Di sisi lain, permintaan masyarakat tetap tinggi sehingga harga melonjak mengikuti hukum pasar.
“Kalau barang sedikit, permintaan tinggi, pasti harga naik. Ini yang kita antisipasi,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Kubu Raya telah menyalurkan ribuan bibit cabai kepada masyarakat. Tahap awal sebanyak 2.000 bibit telah dibagikan, disusul 4.200 bibit, dan akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 150 ribu bibit.
Menariknya, bibit yang dibagikan merupakan tanaman cabai yang sudah berbuah, sehingga masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya. Program ini juga disertai edukasi pemanfaatan pekarangan, termasuk penggunaan polybag atau pot bagi warga yang tidak memiliki lahan.
“Tidak ada alasan tidak bisa menanam. Di lahan sempit pun bisa, yang penting ada kemauan,” tegas Sujiwo.
Ia berharap, gerakan ini mampu membangun ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga, sekaligus membantu masyarakat menghemat pengeluaran harian.
Ke depan, pemerintah daerah bersama Dinas Pertanian akan terus memperluas program ini hingga menjangkau lebih banyak rumah tangga dan kawasan permukiman di Kubu Raya