Evaluasi BPK dan KPK Jadi Cermin, Bupati Sujiwo Tekankan Penguatan PAD dan Integritas ASN
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan, khususnya dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat upaya pencegahan korupsi. (9/4/2026).
Hal tersebut disampaikannya usai menerima berbagai evaluasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, masih terdapat sejumlah catatan penting, terutama terkait belum optimalnya penggalian potensi PAD serta pengelolaan aset daerah.
“Ada beberapa yang menjadi atensi, salah satunya bagaimana kita belum maksimal dalam menggali potensi PAD. Kemudian pengelolaan aset juga menjadi perhatian,” ujarnya.
Meski demikian, Sujiwo menyebut secara umum Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tetap mendapat apresiasi dari BPK maupun KPK, khususnya dalam upaya perbaikan tata kelola keuangan dan pencegahan korupsi.
Ia menilai, kehadiran tim evaluasi dari KPK justru memberikan banyak pencerahan bagi jajaran pemerintah daerah. Bahkan, hal-hal yang selama ini dianggap sudah benar, ternyata masih perlu disempurnakan.
“Dengan adanya evaluasi dari KPK, teman-teman OPD jadi semakin sadar. Ternyata yang kita anggap sudah benar, belum tentu benar sepenuhnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sujiwo menegaskan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab lembaga seperti KPK, BPK, atau BPKP, melainkan tanggung jawab seluruh elemen pemerintahan, terutama aparatur sipil negara (ASN).
“Ini tanggung jawab kita bersama. ASN, kepala daerah, hingga seluruh jajaran harus menjaga integritas. Kalau integritas terjaga, Insyaallah semua berjalan baik,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kunjungan dan masukan dari KPK yang dinilai sangat konstruktif dalam mendorong perbaikan sistem pemerintahan di Kubu Raya.
Menurutnya, meskipun upaya pencegahan korupsi selama ini telah berjalan cukup baik, masih terdapat ruang yang perlu dimaksimalkan, baik dari sisi sistem maupun implementasi di lapangan.
“Alhamdulillah kinerja teman-teman sudah baik dalam meminimalisir korupsi. Tapi memang masih ada ruang untuk kita maksimalkan ke depan,” pungkasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan