KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo secara resmi membuka kegiatan Penguatan, Sinergi, Kolaborasi dan Implementasi Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Kubu Raya yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Capacity Building bagi pelaku UMKM dalam rangka mendorong percepatan akses keuangan di Kabupaten Kubu Raya. Bupati Sujiwo Buka Kegiatan Penguatan Sinergi TPAKD Kubu Raya dan Capacity Building UMKM
Acara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kubu Raya, Selasa (28/4/2026), dan dihadiri oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat, Rahmah Hidayati, pimpinan Bank Kalbar, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Dalam sambutannya, Bupati Sujiwo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pelaku usaha dalam memperluas akses layanan keuangan yang inklusif.
Ia menyebutkan bahwa TPAKD memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa program kerja TPAKD tidak hanya berjalan, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM agar lebih mudah mengakses pembiayaan,” ujar Sujiwo.
Kepala OJK Kalbar, Rahmah Hidayati, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kemajuan yang dicapai Kabupaten Kubu Raya di bawah kepemimpinan Bupati Sujiwo dan Wakil Bupati Sukiryanto.
Ia menilai sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan sektor jasa keuangan telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan akses keuangan masyarakat.
“Kami mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih Kabupaten Kubu Raya. Di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, upaya mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan UMKM menunjukkan perkembangan yang signifikan,” ungkap Rahmah Hidayati.
Selain itu, kegiatan Capacity Building yang digelar juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman pelaku UMKM terkait pengelolaan usaha, akses pembiayaan, serta pemanfaatan layanan keuangan formal. Hal ini diharapkan dapat memperkuat daya saing UMKM sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.
Sementara itu, pihak Bank Kalbar menegaskan kesiapan mereka dalam memberikan dukungan pembiayaan kepada UMKM melalui berbagai skema kredit yang mudah diakses dan kompetitif.
Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, OJK, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan percepatan akses keuangan di Kabupaten Kubu Raya dapat terus meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (Tim Liputan)
Editor : Aan