![]() |
| BKKBN Kalbar Gandeng Kampus dan Rumah Zakat, Perkuat Layanan Satyagatra untuk Keluarga Sejahtera |
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) — Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat secara resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangka penguatan Program Satyagatra atau Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera pada Senin, 20 April 2026.
Bertempat di Aula Kencana Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Penandatanganan MoU ini melibatkan sejumlah mitra penting, yakni Dekan Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pontianak, Kepala Program Studi Psikologi Islam IAIN Pontianak, serta Kepala Cabang Rumah Zakat Kalimantan Barat.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperluas kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas layanan kepada keluarga di Kalimantan Barat.
Program Satyagatra merupakan salah satu inisiatif BKKBN yang bertujuan memberikan layanan terpadu bagi keluarga, meliputi aspek konseling, edukasi, serta pendampingan dalam berbagai permasalahan keluarga. Melalui kerja sama ini, diharapkan layanan yang diberikan dapat semakin komprehensif, profesional, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, Program Studi Psikologi akan dilibatkan sebagai konselor dalam pelayanan konseling keluarga, sekaligus menjadi rujukan layanan lanjutan bagi masyarakat.
Sementara itu, kerja sama dengan Rumah Zakat diarahkan untuk mendukung Program Bangga Kencana, terutama dalam percepatan penurunan stunting melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan keluarga.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Nuryamin, STP.,M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa sinergi dengan institusi pendidikan dan lembaga sosial menjadi kunci dalam menghadirkan layanan keluarga yang berkualitas.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat peran Program Satyagatra sebagai pusat layanan keluarga yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu Branch Manager Rumah Zakat Kalbar, Azrul Putra Nanda, menyatakan pihaknya siap berkontribusi dalam mendukung program tersebut.
“Kami berkomitmen untuk bersinergi bersama BKKBN, khususnya melalui program GENTING atau Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Dalam tahap awal, kami menargetkan bantuan kepada keluarga berisiko stunting sebagai bentuk kepedulian bersama,” ungkap Azrul.
Saat ini, BKKBN Kalbar telah mengembangkan 57 Satyagatra yang tersebar di berbagai wilayah, dengan target layanan konseling kepada 1.575 keluarga. Layanan ini mencakup delapan jenis konseling, mulai dari data dan informasi Program Bangga Kencana, konseling keluarga balita, remaja, pranikah, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. (Tim Liputan)
Editor : Aan
