KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Universitas Tanjungpura (UNTAN) kembali menggelar Wisuda Periode III dengan meluluskan sebanyak 1.741 wisudawan yang berasal dari 9 fakultas, 1 program pascasarjana, serta 102 program studi.1.741 Lulusan Diwisuda, UNTAN Cetak Lebih dari 124 Ribu Alumni Sejak Berdiri
Pada wisuda kali ini, para lulusan terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, yakni Program Diploma sebanyak 13 orang, Program Strata 1 (S1) sebanyak 1.405 orang, Program Profesi 93 orang, Program Magister 229 orang, serta Program Doktoral sebanyak 1 orang.
Rektor UNTAN, Garuda Wiko, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penambahan jumlah lulusan ini turut meningkatkan total alumni UNTAN sejak berdiri pada 20 Mei 1959 menjadi 124.241 orang.
Menurutnya, angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan cerminan kontribusi panjang UNTAN dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berperan aktif dalam pembangunan, baik di tingkat daerah, nasional, hingga global.
“Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi merupakan cerminan kontribusi panjang Universitas Tanjungpura dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berperan aktif dalam pembangunan daerah, nasional, hingga global,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Rektor juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para pendiri dan insan akademik terdahulu yang telah berjasa membesarkan UNTAN, yang kini memasuki usia pengabdian ke-67 tahun. Ia turut mengenang jasa Rektor sebelumnya, almarhum Tahmrin Usman.
Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni (IKA) UNTAN, Sutarmidji, mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjaga nama baik almamater, salah satunya dengan menghindari praktik korupsi dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia yang hadir bersama Wakil Ketua IKA UNTAN, Firdaus Arin, juga berharap para alumni mampu mengisi posisi strategis di kelas menengah dalam struktur sosial. Menurutnya, keberadaan kelas menengah yang kuat sangat penting untuk menjaga keseimbangan pembangunan.
“Karena akan sulit bagi pemerintah jika terjadi kesenjangan antara kelompok atas dan bawah, sementara kelas menengah kosong,” ungkapnya.
Sutarmidji juga mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan. Ia mencontohkan sistem pendidikan di Finlandia yang dinilai lebih sederhana, dengan jumlah mata pelajaran yang terbatas serta sistem evaluasi yang lebih ringkas.
Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para lulusan UNTAN untuk melangkah ke dunia profesional, sekaligus membawa nilai-nilai integritas serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. (tim Liputan)
Editor : Aan