UNIQLO Mendonasikan Lebih dari Satu Juta Item HEATTECH pada 2025

Editor: Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (INDONESIA)  - Perusahaan ritel pakaian global asal Jepang, UNIQLO, meluncurkan inisiatif The Heart of LifeWear pada musim dingin 2024, dengan mendonasikan satu juta item baru pakaian termal HEATTECH kepada para pengungsi, anak-anak, korban bencana, dan orang-orang lain yang berada dalam situasi sulit di seluruh dunia sebagai bentuk dukungan agar kehidupan mereka menjadi sedikit lebih nyaman. Di tahun 2025 lalu, UNIQLO kembali menyalurkan tambahan donasi sebanyak satu juta item pakaian. (16/3/2026).

 

Mengomentari inisiatif ini, Koji Yanai, Senior Group Executive Officer Fast Retailing Co. Ltd, perusahaan induk UNIQLO, mengatakan bahwa pada musim Fall/Winter 2025, yang merupakan tahun kedua dari program The Heart of LifeWear. 


"Kami menyumbangkan lebih dari satu juta item HEATTECH di berbagai wilayah di dunia berkat kerjasama UNHCR, Badan Pengungsi PBB; LSM internasional; Toray Industries; serta para mitra bisnis, Global Brand Ambassador, karyawan, dan semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Sementara itu, masih banyak orang yang membutuhkan bantuan mendesak di Suriah dan wilayah lain yang sulit dijangkau oleh bantuan internasional. Dengan dukungan semua pihak, kami akan terus menghadirkan lebih banyak produk UNIQLO LifeWear kepada masyarakat di seluruh dunia yang membutuhkan pakaian, serta menjalankan kegiatan yang mendukung martabat manusia dan kemampuan mereka untuk menjalani kehidupan," ujarnya.


Total 100.000 pakaian didonasikan ke panti anak di Jepang dan wilayah terdampak gempa Semenanjung Noto

Pada musim Fall/Winter 2025, UNIQLO mendonasikan total 100.000 produk HEATTECH di seluruh Jepang kepada panti anak, anak-anak yang hidup dengan penyakit beserta keluarga mereka, korban bencana, serta penyandang disabilitas. 


Kemudian pada 12 Oktober, program JFA UNIQLO Soccer Kids di Ishikawa (Noto) diselenggarakan di lapangan olahraga Japan Aviation High School di wilayah yang terdampak gempa Noto 2024. Kapten JFA UNIQLO Soccer Kids, Atsuto Uchida, menikmati hari bermain sepak bola bersama anak-anak sekaligus memberikan donasi HEATTECH kepada para peserta. 


Pada 6 Desember, para oyakata dan pegulat sumo dari Prefektur Ishikawa, termasuk Kitajin-oyakatakepala stable sekaligus mantan pegulat sumo yang baru pensiun dari Anamizumengunjungi Kota Nomi di Ishikawa, tempat banyak pengungsi dari Gempa Semenanjung Noto 2024 kini tinggal, untuk menyerahkan langsung HEATTECH. 


Selain itu, melanjutkan kegiatan sejak 2024, Global Brand Ambassador UNIQLO Shingo Kunieda, Kei Nishikori, dan Ayumu Hirano juga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di Jepang dengan mengunjungi panti anak dan fasilitas kesejahteraan sosial, membagikan hadiah serta mendonasikan HEATTECH guna menghangatkan hati masyarakat.


Bekerja sama dengan UNHCR, 500.000 pakaian didonasikan kepada warga Suriah yang kembali dan menghadapi cuaca dingin ekstrem


UNIQLO, atas permintaan UNHCR, yaitu Badan Pengungsi PBB yang memiliki kemitraan global, mendonasikan 500.000 item HEATTECH kepada para pengungsi yang kembali ke Suriah. Menurut UNHCR, sejak runtuhnya rezim Assad pada Desember 2024, sekitar 1,35 juta pengungsi telah kembali ke Suriah*, terutama dari negara-negara tetangga. 


Banyak wilayah di Suriah mengalami suhu mendekati titik beku setiap hari, sehingga memaksa masyarakat hidup dalam kondisi rentan di tengah cuaca dingin ekstrem. Melalui UNHCR, UNIQLO telah menyalurkan 500.000 item HEATTECH dengan tujuan berkontribusi pada kehidupan yang aman dan bermartabat bagi para pengungsi yang kembali tersebut. 


UNIQLO juga mendistribusikan lebih dari 500.000 item untuk berbagai proyek di seluruh dunia guna membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana, tunawisma, masyarakat kurang mampu, serta anak-anak dalam situasi sosial yang kurang beruntung. *Per 15 Januari 2026. Gambaran wilayah administratif Suriah tempat para pengungsi kembali (Sumber: UNHCR)


Donasi Musim Fall/ Winter 2025 ke 28 Negara dan Wilayah di Seluruh Dunia


 

Wilayah Bisnis UNIQLO

 

Negara/ WIlayah Donasi

 

Jumlah

 

Penerima Utama

Jepang

Japan

108,514

Korban gempa dan hujan lebat Semenanjung Koto, panti asuhan, dll

 

Tiongkok Raya

Tiongkok Daratan

100,007

Rentan secara sosial, korban bencana, pekerja sosial

Hong Kong

12,000

Kurang beruntung secara ekonomi, penyandang disabilitas, etnis minoritas

Taiwan

15,027

Pekerja Sosial

Korea Selatan

Korea Selatan

60,000

Lansia yang hidup dalam kemiskinan

Asia Tenggara, India, Australia

Singapura

10,000

Pekerja Sosial

Malaysia

15,500

Pengungsi, rentan secara sosial, penyandang disabilitas

Thailand

15,000

Orang-orang yang rentan secara sosial dan tinggal di daerah beriklim dingin

Filipina

20,000

Korban bencana, kurang mampu secara ekonomi, petani

Indonesia

15,500

Rentan secara sosial

Vietnam

10,000

Rentan secara sosial, etnis minoritas

Australia

20,000

Pengungsi, rentan secara sosial, kurang beruntung secara ekonomi

India

20,000

Lansia yang hidup dalam kemiskinan

Amerika Utara

Amerika Serikat

50,228

Masyarakat kurang beruntung secara ekonomi, masyarakat adat, tunawisma

Kanada

20,008

Korban bencana, pengungsi, imigran, kurang mampu secara ekonomi

Eropa

Inggris Raya

11,500

Tunawisma, kurang beruntung secara ekonomi, pengungsi, rentan secara sosial, penerima perawatan jangka panjang

Prancis

14,574

Jerman

11,000

Belgia

7,500

Spanyol

7,000

Swedia

11,000

Belanda

10,450

Denmark

3,000

Italia

10,000

Luxemburg

3,000

Polandia

5,000

Dukungan dari Bisnis Jepang

Suriah

500,160

Pengungsi Suriah yang kembali

Dukungan dari Bisnis Eropa

Moldova

10,000

Pengungsi Ukraina, orang-orang kurang beruntung secara ekonomi

 

Total:

1,095,968

 

*Terdiri dari item HEATTECH dan AIRism, disesuaikan dengan iklim di wilayah penerima donasi

**Angka untuk Singapura masih berupa rencana donasi. Barang-barang tersebut dijadwalkan akan didonasikan pada Maret 2026.

 

Aktivitas The Heart of LifeWear


Inisiatif The Heart of LifeWear lahir dari pertanyaan UNIQLO tentang apa yang membuat hidup lebih baik serta komitmen di momen 40 tahun brand untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui LifeWear. 


Sejak itu, setiap tahun UNIQLO mendonasikan lebih dari satu juta produk HEATTECH, AIRism, dan berbagai produk lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh dunia.


 Mengenai kemitraan global Fast Retailing dengan UNHCR, Badan Pengungsi PBB


Fast Retailing memulai kerja sama dengan UNHCR pada tahun 2006, memberikan bantuan pakaian bagi pengungsi dan orang-orang terlantar di seluruh dunia, serta menjadikan dukungan bagi pengungsi sebagai salah satu komponen kunci dari program keberlanjutannya. 


Di tahun 2011, guna memberikan dukungan yang lebih komprehensif dalam membantu menyelesaikan krisis pengungsi, Fast Retailing menjadi perusahaan berbasis di Asia pertama yang menjalin kemitraan global dengan UNHCR. 


Selain mengirimkan pakaian layak pakai yang dikumpulkan melalui inisiatif daur ulang produknya ke kamp-kamp pengungsi, Fast Retailing juga turut memberikan berbagai bantuan, termasuk program kemandirian pengungsi, mempekerjakan pengungsi di toko UNIQLO, dan melakukan kampanye awareness .

https://www.fastretailing.com/eng/sustainability/community/refugees.html

 

Tentang UNHCR

UNHCR, Badan Pengungsi PBB, adalah organisasi global yang berdedikasi untuk menyelamatkan nyawa, melindungi hak, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi orang-orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat konflik dan penganiayaan. 


UNHCR memimpin aksi internasional untuk melindungi pengungsi, komunitas yang terpaksa mengungsi, serta individu tanpa kewarganegaraan. Organisasi ini memberikan bantuan penyelamatan jiwa, membantu melindungi hak asasi manusia yang mendasar, serta mengembangkan solusi agar setiap orang memiliki tempat tinggal yang aman untuk membangun masa depan yang lebih baik. 


UNHCR juga bekerja untuk memastikan individu tanpa kewarganegaraan memperoleh status kewarganegaraan. Tim UNHCR menghadirkan keahlian, kepedulian, dan dedikasi tanpa henti untuk melindungi serta membantu jutaan orang di seluruh dunia. https://www.unhcr.org/. (Tim Liputan).


Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini