Prihatin Kondisi Rumah Warga, Bupati Sujiwo Instruksikan Renovasi Rumah Ibu Serina dengan Dana Pribadi

Editor: Redaksi author photo
Bupati Sujiwo Instruksikan Renovasi Rumah Ibu Serina 

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Kepedulian terhadap warga kembali ditunjukkan Bupati Sujiwo yang turun langsung meninjau kondisi rumah milik Ibu Serina di Gang Sukun, Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya pada hari Minggu (1 Maret 2026) lalu.

 

Kunjungan tersebut dilakukan setelah Bupati Sujiwo menerima informasi mengenai kondisi rumah tersebut dari salah satu grup WhatsApp warga di Kabupaten Kubu Raya. Informasi yang beredar mengenai kondisi rumah yang memprihatinkan itu langsung mendapat perhatian dari orang nomor satu di Kubu Raya tersebut.

 

Setelah mengetahui kondisi tersebut, Sujiwo memutuskan untuk turun langsung ke lokasi guna memastikan keadaan sebenarnya. Saat melihat langsung kondisi bangunan yang sudah tidak layak, ia mengaku prihatin dan langsung mengambil langkah cepat.

 

Di lokasi, ia menginstruksikan agar rumah milik Ibu Serina segera direnovasi agar dapat ditempati dengan lebih layak. Bahkan, Sujiwo menyatakan proses renovasi tersebut akan dilakukan menggunakan dana pribadinya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.


“Melihat kondisi rumah Ibu Serina tentu sangat memprihatinkan. Karena itu saya meminta agar rumah ini segera diperbaiki supaya beliau bisa tinggal dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Sujiwo.

 

Ia juga menegaskan bahwa kepedulian terhadap kondisi masyarakat tidak boleh diabaikan oleh semua pihak, terutama perangkat di lingkungan paling dekat dengan warga.

 

“Kita tidak boleh apatis terhadap kondisi lingkungan sekitar. Aparat desa, RT, dan RW harus ikut mengawasi serta memberikan informasi jika ada warga yang membutuhkan perhatian atau bantuan,” tegasnya.

 

Sujiwo juga menyampaikan bahwa sebagai kepala daerah dirinya memiliki keterbatasan dalam menjangkau seluruh kondisi masyarakat tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak.

 

“Sebagai Bupati atau kepala daerah tentu saya memiliki keterbatasan. Saya hanya punya dua mata, dua telinga, dua tangan dan dua kaki. Karena itu saya sangat membutuhkan kerja sama semua pihak, terutama aparat desa, RT, RW, serta masyarakat untuk peduli dan memberikan informasi mengenai kondisi lingkungan di sekitar kita,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua RT setempat, Sahrian, menjelaskan bahwa Ibu Serina memang sudah lama tinggal seorang diri di rumah tersebut dengan kondisi ekonomi yang terbatas.

 

Menurut Sahrian, selama puluhan tahun Ibu Serina menjalani pekerjaan serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu, ia juga memiliki keterbatasan dalam berbicara dan mendengar.

 

“Ibu Serina ini tinggal sendiri di rumah itu sudah cukup lama. Pekerjaannya serabutan sejak puluhan tahun lalu. Beliau juga memiliki keterbatasan dalam berbicara dan pendengaran,” jelas Sahrian.

 

“Sehari-hari Bu Serina bekerja sebagai buruh harian lepas, Cuci baju, bersih-bersih rumah warga yang memintanya dan untuk keperluan sehari-hari Bu Serina dibantu oleh warga sekitar,” ungkap Sahrian.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa rumah yang ditempati Ibu Serina berdiri di atas lahan milik orang lain. Namun, lahan tersebut baru belakangan ini dihibahkan oleh pemiliknya kepada Ibu Serina.

 

“Tanah tempat rumah itu berdiri sebelumnya milik orang lain. Baru akhir-akhir ini dihibahkan oleh pemiliknya kepada Ibu Serina, namun sampai sekarang memang belum memiliki Sertifikat Hak Milik sehingga tidak bisa tercover dalam program bedah rumah pemerintah,” tambahnya.

 

Dengan adanya perhatian langsung dari Bupati Sujiwo, warga sekitar berharap kondisi tempat tinggal Ibu Serina dapat segera diperbaiki sehingga ia dapat hidup lebih layak dan aman di masa mendatang. (tim liputan).

 

Editor : Heri

Share:
Komentar

Berita Terkini