Kualitas Udara Kalbar Fluktuatif, Mempawah Sempat Masuk Kategori Berbahaya

Editor: Redaksi author photo

Kualitas Udara Kalbar Fluktuatif, Mempawah Sempat Masuk Kategori Berbahaya
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK)  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat merilis laporan Informasi Kualitas Udara Harian (PM2.5) untuk tanggal 8 Maret 2026. Hasil analisis menunjukkan kualitas udara di beberapa wilayah Kalimantan Barat mengalami fluktuasi dari kategori baik hingga berbahaya.

Berdasarkan data pemantauan di tiga stasiun, konsentrasi partikel PM2.5 tertinggi terjadi di wilayah Mempawah yang mencapai 570,6 µg/m³ pada pukul 03.00 WIB, masuk dalam kategori berbahaya.

Sementara itu, di wilayah Kubu Raya tercatat konsentrasi 158,2 µg/m³ pada pukul 08.00 WIB yang berada pada kategori sangat tidak sehat. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya partikel udara yang berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat.

Berbeda dengan dua wilayah tersebut, kualitas udara di Sintang relatif lebih baik. Konsentrasi PM2.5 tertinggi tercatat 10,6 µg/m³ pada pukul 20.00 WIB, yang masih berada dalam kategori baik.

BMKG menjelaskan bahwa pemantauan kualitas udara dilakukan sepanjang hari dari pukul 00.00 hingga 23.00 WIB, dengan klasifikasi kualitas udara mulai dari baik, sedang, tidak sehat, sangat tidak sehat, hingga berbahaya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan kualitas udara, terutama saat konsentrasi partikel meningkat, karena dapat berdampak pada kesehatan pernapasan, khususnya bagi anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru-paru. (Tim Liputan)
Editor : aan

Share:
Komentar

Berita Terkini