
Distribusi BBM Tersendat, Warga Padang Tikar Terancam Lumpuh Jelang Lebaran
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Padang Tikar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, mulai mengalami kendala serius dalam beberapa hari terakhir. Hal ini diungkapkan oleh Sultan Syahril saat ditemui, yang menyebut distribusi kini tidak lagi berjalan lancar seperti biasanya. (18/3/2026).
Sultan menjelaskan, pada kondisi normal, pihaknya mendapatkan jatah sekitar 48 dirigen BBM per hari dari SPBU berdasarkan rekomendasi resmi. BBM tersebut kemudian didistribusikan ke lima desa, yakni Tasikmalaya, Sungai Besar, Sungai Jawi, Tanjung Harapan, dan sekitarnya.
“Biasanya lancar, kita ambil di SPBU Kampung Larang dan Rasau Jaya. Tapi sekarang tidak bisa lagi seperti itu karena pengawasan diperketat,” ujarnya.
Menurutnya, meski telah mengantongi rekomendasi dari camat, petugas di SPBU enggan melayani pengisian BBM menggunakan jeriken. Pengawasan ketat dari aparat kepolisian hingga pihak Pertamina membuat distribusi menjadi terhenti.
“Petugas SPBU tidak berani melayani, walaupun kami sudah tunjukkan rekomendasi. Katanya harus ada kejelasan lagi, bahkan diminta untuk koordinasi langsung ke camat hingga bupati,” jelasnya.
Kondisi ini mulai berdampak langsung pada masyarakat. Sultan mengungkapkan, dalam dua hari terakhir sudah terjadi kelangkaan BBM yang menyebabkan aktivitas warga terganggu, bahkan menyulitkan kebutuhan mendesak.
“Ada warga yang mau melahirkan, tapi kendaraan sulit karena tidak ada BBM. Sayur juga tidak masuk. Kalau ini terus sampai menjelang Lebaran, kami di Padang Tikar bisa lumpuh total,” tegasnya.
Ia berharap ada solusi cepat dari pemerintah daerah dan pihak terkait agar distribusi BBM kembali normal, sehingga kebutuhan masyarakat di wilayah pesisir tersebut tetap terpenuhi. (Tim Liputan)
Editor : Aan