Bupati Sujiwo Tinjau Stand UMKM di Pelataran Masjid Darunnajah, Dorong Sedam Jadi Pusat Kuliner

Editor: Redaksi author photo

 Bupati Sujiwo Tinjau Stand UMKM di Pelataran Masjid Darunnajah, Dorong Sedam Jadi Pusat Kuliner

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) 
– Bupati Sujiwo meninjau langsung aktivitas para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di pelataran Masjid Darunnajah, kawasan Serdam, Kabupaten Kubu Raya. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan pusat kuliner yang kini semakin ramai dikunjungi masyarakat. (5/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Sujiwo menyampaikan apresiasinya terhadap pengelolaan area UMKM yang dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus memberi manfaat bagi lingkungan sekitar, termasuk bagi masjid.

Menurutnya, keberadaan stand-stand UMKM di pelataran masjid memberikan ruang bagi para pelaku usaha kecil untuk beraktivitas, berdagang, dan mengembangkan usaha mereka.

“Ini semangat kita bagaimana membuat area-area yang bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk berjualan. Selain membantu para pengusaha kecil, juga menciptakan pergerakan ekonomi yang luar biasa di kawasan ini,” ujar Sujiwo.

Ia juga mengapresiasi peran takmir masjid yang turut mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Bahkan dari aktivitas para pedagang tersebut, masjid juga memperoleh manfaat ekonomi yang cukup signifikan.

“Terima kasih kepada takmir masjid. Dari aktivitas UMKM ini, masjid juga mendapat rezeki sekitar Rp6 juta per bulan yang bisa digunakan untuk membantu biaya listrik dan kebutuhan operasional lainnya. Ini luar biasa,” ungkapnya.

Sujiwo menambahkan, kawasan Serdam sebenarnya sejak lama dikenal masyarakat sebagai pusat kuliner. Berbagai jenis makanan tersedia di sepanjang kawasan tersebut, mulai dari Simpang Polda hingga area sekitar masjid.

“Kalau mau cari makanan apa saja, dari Simpang Polda sampai ke sini hampir semuanya ada. Tanpa ditata pun sebenarnya Peredam sudah menjadi pusat kuliner,” jelasnya.

Namun setelah dilakukan penataan oleh pemerintah daerah, termasuk pengaturan pedagang dan penyediaan ruang parkir, kawasan tersebut kini semakin ramai dan tertata.

“Setelah kita tata dan launching kemarin, kita juga menyiapkan space parkir, sekarang makin ramai. Ini harus terus kita jaga dan tata agar benar-benar menjadi pusat kuliner yang representatif bagi masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, Sujiwo bahkan berencana menghadirkan gapura penanda kawasan kuliner di pintu masuk Peredam sebagai identitas bahwa wilayah tersebut merupakan pusat kuliner masyarakat.

Dengan adanya penataan tersebut, diharapkan kawasan Peredam tidak hanya menjadi tempat kuliner favorit masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat perekonomian pelaku UMKM di Kabupaten Kubu Raya. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini