Bupati Sujiwo Temukan Rumah Nyaris Ambruk di Parit Bugis, RTLH Jadi Prioritas Pemkab Kubu Raya

Editor: Redaksi author photo

Bupati Sujiwo Temukan Rumah Nyaris Ambruk di Parit Bugis, RTLH Jadi Prioritas Pemkab Kubu Raya
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) -  Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Kubu Raya. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung kondisi rumah milik Pita di Jalan Parit Bugis yang nyaris roboh. (16/3/2026).


Dalam kunjungan tersebut Sujiwo mengatakan pemerintah daerah telah memiliki data rumah tidak layak huni di Kubu Raya yang jumlahnya masih cukup besar. Dari data yang ada, sekitar 16 ribu rumah masih masuk kategori sangat tidak layak huni dan perlu penanganan.


“Data RTLH sebenarnya sudah kita miliki. Namun masih ada sekitar 16 ribu rumah yang sangat tidak layak dan ini akan kita petakan kembali secara lebih detail,” ujar Sujiwo.


Ia menjelaskan, selama ini pemerintah daerah juga telah mendapatkan bantuan program bedah rumah melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR, baik yang bersifat reguler maupun yang diperjuangkan melalui anggota DPR RI Komisi V. Total bantuan yang telah masuk bahkan mencapai lebih dari 25 ribu unit.


Meski demikian, menurutnya masih banyak warga yang membutuhkan bantuan, terutama mereka yang tinggal di kawasan bantaran sungai. 


Rumah-rumah di wilayah tersebut kerap tidak bisa mendapatkan bantuan melalui APBD maupun APBN karena berada di kawasan ruang terbuka hijau di sepanjang Sungai Kapuas yang tidak memiliki legalitas sertifikat kepemilikan.


“Kalau di bantaran sungai memang ada kendala karena tidak bisa masuk program APBD maupun APBN. Untuk yang di pesisir sungai ini nanti akan kita bantu dengan cara gotong royong bersama tim dan para sahabat yang ingin membantu,” jelasnya.


Sujiwo menambahkan, untuk rumah yang berada di luar kawasan pesisir sungai akan diupayakan agar bisa masuk dalam program bantuan pemerintah. Tahun ini sendiri terdapat sekitar 140 unit rumah yang masuk dalam program bantuan melalui jalur aspirasi DPR RI Komisi V.


Ia juga mengungkapkan akan kembali berkoordinasi dengan Menteri PUPR setelah Lebaran untuk memperjuangkan tambahan bantuan bagi masyarakat Kubu Raya.


“Rumah adalah tempat kita beristirahat, tempat kita tinggal bersama keluarga. Karena itu persoalan rumah tidak layak huni ini akan saya perjuangkan sekuat tenaga,” tegasnya.


Sujiwo juga meminta masyarakat dan pihak terkait untuk membantu melakukan pendataan, terutama bagi rumah warga yang berada di kawasan pesisir sungai agar dapat ditangani melalui skema gotong royong.


“Data yang ada akan kita validasi kembali di lapangan. Mohon masyarakat bersabar, insya Allah kita upayakan agar rumah-rumah yang tidak layak ini bisa segera kita bantu,” pungkasnya. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini