Bupati Sujiwo Imbau Warga Tidak Panik, Stok BBM di Kubu Raya Dipastikan Masih Aman

Editor: Redaksi author photo

 Bupati Sujiwo Imbau Warga Tidak Panik, Stok BBM di Kubu Raya Dipastikan Masih Aman

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)
– Bupati Kubu Raya Sujiwo mengimbau masyarakat agar tidak panik terkait isu ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan memicu antrean panjang di sejumlah SPBU. (12/3/2026).

Menurut Sujiwo, berdasarkan informasi yang diterima dari pemerintah pusat maupun pihak Pertamina, stok BBM dari berbagai jenis hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

“Saya menghimbau kepada masyarakat supaya tidak panik. Sampai saat ini stok BBM dari semua jenis itu masih sangat aman,” ujar Sujiwo saat diwawancarai.

Ia menjelaskan bahwa kepanikan masyarakat justru berpotensi memperparah situasi di lapangan, seperti memicu antrean panjang di SPBU. Bahkan, Sujiwo mengaku dirinya juga sempat mengalami kesulitan mengisi BBM karena panjangnya antrean kendaraan.

“Saya sendiri tadi mau mengisi satu mobil saja belum dapat karena panjangnya antrean,” ungkapnya.

Selain itu, Sujiwo juga menyoroti adanya indikasi oknum yang diduga melakukan penimbunan BBM di tengah situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas jika ditemukan pelanggaran.

“Kalau memang nanti ditemukan ada oknum-oknum yang melakukan penimbunan, maka wajib hukumnya dilakukan penegakan hukum,” tegasnya.

Sujiwo menambahkan, kepanikan masyarakat dipicu oleh berbagai informasi yang berkembang, termasuk pernyataan dari pejabat pusat terkait stok BBM nasional yang disebut-sebut tinggal 20 hari dalam kondisi tertentu. Namun menurutnya, kondisi tersebut merupakan skenario jika terjadi situasi yang sangat krusial.

Ia juga menyinggung gejolak geopolitik di kawasan Timur Tengah, seperti ketegangan yang melibatkan Iran, Israel, dan United States, yang memang dapat berdampak pada sektor energi global. Meski demikian, hal tersebut tidak serta-merta membuat pasokan BBM di daerah langsung hilang.

“Sekali lagi saya tegaskan, mohon dengan segala hormat jangan panik. Kalau sudah panik justru akan makin kacau,” katanya.

Sujiwo juga meminta pihak Pertamina untuk memberikan pernyataan resmi secara tegas kepada masyarakat mengenai kondisi stok BBM agar situasi dapat kembali normal.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan peninjauan bersama pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kita akan melakukan peninjauan bersama supaya kondisi ini bisa kembali normal dan tidak berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini