KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo mengimbau masyarakat untuk tidak panik menyikapi kelangkaan BBM yang terjadi di wilayah pesisir dalam beberapa hari terakhir. Ia memastikan pemerintah daerah bersama Pertamina tengah bekerja maksimal untuk mengatasi persoalan tersebut. (19/3/2026).
Bupati Sujiwo Imbau Warga Tak Panik, Pemkab dan Pertamina Jamin Stok BBM Aman
Menurutnya, stok atau cadangan BBM sebenarnya dalam kondisi aman. Namun, distribusi di lapangan mengalami kendala yang kini sedang ditangani secara intensif.
“Jangan panik, cadangan BBM aman. Ini sedang kita atasi bersama,” ujarnya.
Sujiwo juga menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas oknum yang melakukan penimbunan BBM. Ia memastikan tidak ada toleransi bagi pelaku yang memanfaatkan situasi.
“Kami sudah komunikasi dengan Kapolres dan Kapolda. Tidak ada tawar-menawar untuk pelaku penimbunan,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, kelangkaan BBM yang berlangsung sekitar tiga hingga empat hari berdampak pada kenaikan tarif transportasi air hingga 30 persen. Kondisi ini turut memicu kenaikan harga bahan pokok di masyarakat.
Untuk itu, pemerintah daerah bergerak cepat menyalurkan pasokan darurat serta mengawal distribusi agar kembali normal. Sujiwo juga meminta Pertamina meningkatkan kinerja di lapangan demi mempercepat penanganan.
Ke depan, Pemkab Kubu Raya juga akan menata sistem distribusi BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran, khususnya bagi sektor perikanan dan pertanian melalui mekanisme rekomendasi dinas terkait.
Selain itu, menjelang arus mudik, pemerintah akan mengawasi tarif transportasi air seperti speedboat dan motor air agar kembali normal.
“Kita ingin harga BBM normal dulu, supaya tarif transportasi juga kembali normal dan masyarakat tidak terbebani,” pungkasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan