Lonjakan Konsumsi Di Musim Kemarau, Perumdam Tirta Raya Siapkan Pola Giliran dan Tambah Produksi

Editor: Redaksi author photo

Direktur Perumdam Tirta Raya Kubu Raya Harmawan
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  — Perumdam Tirta Raya Kubu Raya mengakui masih adanya keluhan pelayanan air bersih, khususnya di wilayah Sungai Raya dan sekitarnya. Keluhan tersebut terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan air masyarakat akibat musim kemarau yang berkepanjangan. (31/1/2026).


Direktur Perumdam Tirta Raya Kubu Raya Harmawan menjelaskan bahwa secara kapasitas, debit air produksi saat ini masih stabil dan sesuai dengan kemampuan perusahaan. Namun persoalan muncul akibat perubahan pola konsumsi pelanggan.


“Debit air yang kita produksi Alhamdulillah masih sama sesuai kapasitas. Tapi karena tidak ada hujan, pelanggan sepenuhnya mengandalkan air PDAM. Konsumsi meningkat cukup tajam,” jelas Harmawan.


Ia menuturkan, peningkatan konsumsi tersebut berdampak pada distribusi layanan. Sejak awal lonjakan kebutuhan terjadi, sebagian pelanggan tidak terlayani secara optimal. Bahkan di beberapa titik, ada pelanggan yang aliran airnya mengecil hingga tidak mengalir sama sekali.


Untuk mengatasi kondisi tersebut, Perumdam Tirta Raya Kubu Raya mengambil langkah sementara dengan menerapkan pola penggiliran aliran air agar distribusi lebih merata sambil menunggu solusi jangka panjang.


Harmawan mengungkapkan bahwa Perumdam Tirta Raya tengah menyiapkan penguatan kapasitas produksi melalui pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Arang Limbung. Proses lelang direncanakan berlangsung dalam waktu dekat, sementara pembangunan fisik ditargetkan mulai dua bulan setelahnya.


“Insyaallah akhir Desember 2026 IPA Arang Limbung sudah bisa fungsional. Kapasitasnya sekitar 100 liter per detik, yang akan menambah produksi air sekaligus meningkatkan kualitas layanan di Sungai Raya dan sekitarnya,” ujarnya.


Selama masa defisit air, Perumdam Tirta Raya juga memberlakukan moratorium sementara terhadap sambungan baru di beberapa titik layanan. Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga pasokan bagi pelanggan yang sudah ada.


“Kami mohon maaf kepada calon pelanggan yang belum bisa kami layani. Ketersediaan air saat ini memang sangat terbatas,” kata Harmawan.


Ia optimistis, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan selesainya pembangunan IPA Arang Limbung, layanan air bersih ke depan akan semakin membaik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.(Tim Liputan).


Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini