Bupati Sujiwo: Penataan Pasar Senggol Jadi Akses Ekonomi yang Aman dan Tertib

Editor: Redaksi author photo

Bupati Sujiwo: Penataan Pasar Senggol Jadi Akses Ekonomi yang Aman dan Tertib
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Proyek pembangunan jalan poros ekonomi yang menghubungkan Kuala Dua hingga Mekarsari, Sungai Asam Sekolahan, terus menunjukkan progres signifikan. Selain membuka akses ekonomi, pembangunan ini sekaligus menjadi upaya penataan kawasan yang selama ini dikenal masyarakat sebagai Pasar Senggol. (1/2/2026).


Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengatakan kawasan tersebut selama bertahun-tahun menjadi titik kemacetan karena kondisi jalan yang sangat sempit serta dipenuhi bangunan liar. Nama Pasar Senggol sendiri muncul karena kendaraan yang melintas harus bergantian dan sering “bersenggolan” akibat keterbatasan ruang.


“Kenapa disebut Pasar Senggol? Karena memang sempit sekali. Begitu ada satu mobil, kendaraan lain harus menunggu. Satu jalur saja. Bisa dibayangkan kalau aktivitas ekonomi makin meningkat, tentu ini sangat tidak aman dan tidak nyaman,” ujar Sujiwo saat meninjau lokasi.


Melalui proyek ini, pemerintah daerah tidak hanya membangun jalan, tetapi juga melakukan penataan dan penertiban bangunan liar di sepanjang kawasan tersebut. Nantinya, lebar jalan akan mencapai sekitar sembilan meter, termasuk area hingga ke pintu rolling door bangunan di sekitarnya.


“Kalau sudah selesai, lebarnya kurang lebih sembilan meter. Artinya, tiga mobil berpapasan pun aman. Ini manfaat besar dari penataan, bukan hanya untuk kelancaran lalu lintas, tapi juga untuk keselamatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.


Sujiwo mengapresiasi dukungan dan kesadaran masyarakat Kuala Dua, termasuk peran aktif kepala desa dan perangkatnya. Ia mengungkapkan bahwa sebelum proyek dimulai, dirinya telah beberapa kali turun langsung ke lapangan untuk berdiskusi dengan warga.


“Saya sudah lima sampai tujuh kali ke sini, diskusi dengan masyarakat. Bahkan sebelum program berjalan, sudah ada warga yang membongkar bangunannya secara mandiri. Ini luar biasa,” ungkapnya.


Saat ini, proyek telah memasuki tahap penghamparan, menandai dimulainya pengerjaan fisik secara nyata. Sujiwo berharap proses pembangunan dan penataan ini dapat berjalan lancar hingga selesai, sehingga kawasan Pasar Senggol dapat berubah menjadi pusat aktivitas ekonomi yang tertib, aman, dan nyaman.


“Alhamdulillah, terima kasih kepada masyarakat Kuala Dua dan Pak Kades. Ini contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan daerah,” tutup Sujiwo. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini