KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat BMKG merilis informasi kualitas udara harian berbasis Particulate Matter 2.5 (PM2.5) untuk tanggal 1 Februari 2026. Secara umum, kualitas udara di Kalimantan Barat berada pada kategori baik, meski sempat terjadi lonjakan signifikan di wilayah Kubu Raya. BMKG: Kualitas Udara Kalbar Umumnya Baik, Kubu Raya Sempat Sangat Tidak Sehat
Analisis yang dilakukan selama periode pukul 00.00 hingga 23.00 WIB berdasarkan tiga stasiun pemantauan menunjukkan konsentrasi PM2.5 tertinggi terjadi di Kabupaten Kubu Raya. Pada pukul 06.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 211,3 µg/m³, masuk kategori sangat tidak sehat.
Sementara itu, di Kabupaten Mempawah, konsentrasi PM2.5 tertinggi tercatat sebesar 45,9 µg/m³ pada pukul 08.00 WIB dengan kategori sedang. Adapun Kabupaten Sintang mencatat kualitas udara paling baik dengan konsentrasi tertinggi 11,2 µg/m³ pada pukul 11.00 WIB.
BMKG menjelaskan bahwa fluktuasi kualitas udara dapat dipengaruhi oleh aktivitas manusia, kondisi cuaca, serta dinamika atmosfer. Masyarakat, khususnya di wilayah dengan konsentrasi PM2.5 tinggi, diimbau untuk mengurangi aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker bila diperlukan.
BMKG Kalimantan Barat terus mengingatkan pentingnya pemantauan kualitas udara secara berkala sebagai langkah mitigasi dampak kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan. (tim Liputan)
Editor : Aan