Musrenbang Sungai Kakap, Bupati Sujiwo Anggaran Hampir Rp300 Miliar dan Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Rakyat

Editor: Redaksi author photo

Musrenbang Sungai Kakap, Bupati Sujiwo  Anggaran Hampir Rp300 Miliar dan Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Rakyat
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Kecamatan Sungai Kakap dipastikan akan mengalami perubahan signifikan pada tahun ini. Hal tersebut disampaikan Bupati Kubu Raya Sujiwo saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sungai Kakap. (28/1/2026).


Bupati Sujiwo mengungkapkan besarnya dukungan anggaran yang masuk ke Sungai Kakap berasal dari berbagai sumber, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga balai teknis. Untuk pembangunan infrastruktur jalan saja, terdapat dukungan anggaran mencapai Rp39 miliar, sementara di sektor sungai dan irigasi nilainya mencapai lebih dari Rp15 miliar, termasuk pembangunan jaringan irigasi dan pintu air.


“Kalau kita hitung keseluruhan, ditambah dengan program PDAM untuk air bersih di Sungai Kakap, total anggaran yang masuk hampir mencapai Rp300 miliar. Ini angka yang sangat besar,” ujar Sujiwo.


Bupati Sujiwo menegaskan besarnya investasi pembangunan tersebut akan berdampak langsung pada perubahan wajah Kecamatan Sungai Kakap. Pemerintah daerah, kata Sujiwo, akan melakukan pemotretan dan evaluasi di akhir tahun untuk melihat perubahan signifikan yang terjadi.


Tak hanya infrastruktur, Sujiwo juga memberikan penekanan kuat pada sektor pelayanan kesehatan. Ia meminta seluruh rumah sakit, puskesmas, dan pusat layanan kesehatan agar tidak pernah menelantarkan masyarakat miskin dengan alasan biaya.


“Saya tidak ingin mendengar ada rakyat miskin meninggal karena tidak mampu berobat. Negara harus hadir. Kalau negara tidak mampu karena keterbatasan anggaran, saya secara pribadi sebagai bupati akan bertanggung jawab penuh,” tegasnya.


Selain kesehatan, sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius. Sujiwo menyebut hampir 60 persen kondisi sekolah SD dan SMP di Kubu Raya masih membutuhkan perhatian. Oleh karena itu, mulai tahun depan pemerintah daerah akan meningkatkan atensi pada perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.


Di bidang pertanian dan perikanan, Sujiwo menegaskan Sungai Kakap harus kembali bangkit sebagai daerah lumbung pangan dan wilayah pesisir unggulan. Ia juga memastikan dalam waktu dekat akan dilakukan open bidding untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan secara definitif agar program dapat berjalan lebih maksimal.


Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo turut mengapresiasi sinergi Forkopimda, termasuk Kapolres dan Dandim, dalam menjaga stabilitas daerah dan menangani persoalan sosial, seperti balap liar dan pembakaran lahan. Ia menegaskan pemerintah tidak akan ragu menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan karena dampaknya sangat merugikan masyarakat.


“Kami mohon masyarakat menahan diri untuk tidak membakar lahan. Dampaknya luar biasa, hanya beberapa jam saja kualitas udara langsung memburuk dan berdampak pada kesehatan,” pungkasnya.


Melalui Musrenbang ini, Sujiwo berharap seluruh elemen dapat terus berkolaborasi demi menjawab kebutuhan dan kepentingan masyarakat Sungai Kakap secara berkelanjutan. (tim liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini