Kapolres Kubu Raya Ajak Desa di Sungai Kakap Jaga Kamtibmas dan Tolak Karhutla

Editor: Redaksi author photo

 Kapolres Kubu Raya Ajak Desa di Sungai Kakap Jaga Kamtibmas dan Tolak Karhutla
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Kapolres Kubu Raya menegaskan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menolak praktik pembakaran hutan dan lahan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sungai Kakap, Rabu (28/1/2026).


Dalam sambutannya, Kapolres mengapresiasi peran aktif para kepala desa, tokoh masyarakat, serta jajaran Forkopimcam yang selama ini berhasil menjaga situasi Sungai Kakap tetap kondusif.


“Hingga saat ini, situasi kamtibmas di Kecamatan Sungai Kakap relatif aman dan tidak ada permasalahan menonjol. Ini berkat peran tokoh masyarakat, kepala desa, dan sinergi semua pihak,” ujarnya.


Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada 15 desa di Kecamatan Sungai Kakap yang telah mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung satu desa satu hektare pada tahun 2025. Ia berharap program tersebut dapat kembali dilanjutkan pada 2026.


“Tahun depan program ini masih berlanjut. Kami mohon dukungan para kepala desa agar kembali melaksanakan penanaman jagung satu desa satu hektare,” katanya.


Terkait musim kemarau, Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, khususnya di kawasan gambut. Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelaku karhutla.


“Pembakaran lahan berdampak besar, bukan hanya kesehatan tapi juga ekonomi dan citra daerah. Tidak ada pengecualian, satu hektare atau dua hektare, di lahan gambut tetap dilarang dan akan ditindak tegas sesuai hukum,” tegasnya.


Kapolres mengungkapkan, hingga saat ini Kecamatan Sungai Kakap nihil titik api, berbeda dengan wilayah lain yang masih terpantau hotspot. Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati Kubu Raya Sujiwo yang dinilai dekat dengan masyarakat sehingga mempermudah tugas kepolisian dalam menjaga stabilitas daerah.


“Kalau masyarakat mencintai pemimpinnya dan merasa dilibatkan, tugas kami di kepolisian menjadi lebih ringan. Keamanan itu fondasi utama pembangunan,” ujarnya.


Kapolres menegaskan komitmen Polres Kubu Raya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat. Ia meminta warga tidak ragu melaporkan gangguan kamtibmas maupun perilaku anggota kepolisian yang dinilai tidak sesuai.


“Kami ini pelayan masyarakat. Jika ada masalah, silakan hubungi kami langsung. Kami terbuka untuk kritik dan laporan,” pungkasnya. (tim liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini