Hari Desa Nasional 2026, Bupati Sujiwo Tegaskan Kepala Desa Garda Terdepan Pembangunan

Editor: Redaksi author photo

 Hari Desa Nasional 2026, Bupati Sujiwo Tegaskan Kepala Desa Garda Terdepan Pembangunan
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Dapil Kubu Raya, jajaran OPD, camat, seluruh kepala desa, Ketua Tim Penggerak PKK, serta berbagai elemen masyarakat menghadiri Upacara Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Halaman Kantor Camat Sungai Kakap, Kamis (15/1/2026) pagi. Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dengan peserta mengenakan pakaian adat daerah.


Dalam wawancara usai kegiatan, Bupati Sujiwo mengatakan peringatan Hari Desa Nasional menjadi momentum penting untuk menegaskan peran strategis desa dalam pembangunan nasional. Tahun ini, Hari Desa Nasional mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia.”


“Ketika kita membangun desa, sesungguhnya kita sedang membangun Indonesia. Kepala desa adalah garda terdepan, ujung tombak Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Kinerja kepala desa menentukan apakah desa itu maju dan mandiri, dan itu akan terakumulasi menjadi kinerja pemerintah daerah,” tegas Sujiwo.


Ia berpesan kepada seluruh kepala desa agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sebagai abdi negara. Menurutnya, integritas dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama dalam menjalankan pemerintahan desa.


“Jadilah abdi negara yang baik, hindari perbuatan tidak terpuji dan penyalahgunaan wewenang. Saya akan menjadi pagar dan benteng yang kokoh bagi kepala desa yang bekerja dengan baik, ikhlas, dan menjalankan tugas sesuai mekanisme serta prosedur,” ujarnya.


Namun demikian, Sujiwo menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran hukum, baik yang dilakukan kepala desa maupun aparatur sipil negara (ASN).


“Kalau ada kepala desa atau ASN yang menyalahgunakan wewenang, terlibat narkoba, korupsi, atau perbuatan tidak terpuji lainnya, saya tidak akan membela. Yang salah tetap harus ditindak,” tegasnya.


Sujiwo juga menyinggung perkembangan indikator makro Kabupaten Kubu Raya berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS). Ia menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik, dan angka kemiskinan menurun, meskipun masih terdapat tantangan pada angka pengangguran terbuka.


“Angka pengangguran memang naik tipis, salah satunya dampak penutupan Transmart dan satu perusahaan perkebunan. Ini menjadi tantangan kita bersama untuk dikawal dan diselesaikan,” jelasnya.


Untuk menjawab tantangan tersebut, Sujiwo menegaskan komitmennya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan poros ekonomi, sebagai pengungkit utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.


“Saya sangat optimis. Dengan pembangunan jalan poros ekonomi, indikator-indikator makro seperti pertumbuhan ekonomi, pengangguran, kemiskinan, dan IPM akan semakin membaik. Ini tantangan sekaligus tanggung jawab kita bersama, termasuk para kepala desa dan seluruh jajaran,” pungkasnya. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini