KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan bahwa pelebaran dan penataan Jalan Raya Kapur dilakukan sebagai respons atas aspirasi kuat masyarakat yang disampaikan secara langsung maupun melalui media sosial. Hal tersebut disampaikan Sujiwo saat meninjau Jalan Raya Kapur bersama Kepala Desa Kapur dan Ketua DPRD Kubu Raya. (17/1/2026).
Bupati Sujiwo Tegaskan Pelebaran Jalan Raya Kapur Bukan Penggusuran
Menurut Sujiwo, Jalan Raya Kapur merupakan salah satu ruas dengan tingkat kepadatan lalu lintas sangat tinggi, bahkan mencapai sekitar dua kilometer pada jam-jam sibuk.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menganggarkan dana sebesar Rp2 miliar pada tahun ini untuk pelebaran jalan secara bertahap, melanjutkan program serupa yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.
“Kami melihat langsung, banyak bangunan yang teras dan atapnya sudah sangat mepet ke jalan. Ketika pembeli datang dan parkir, otomatis badan jalan terpakai dan terjadilah kemacetan yang luar biasa,” ujar Sujiwo.
Ia menegaskan, penataan yang dilakukan bukanlah penggusuran, melainkan memundurkan bangunan agar lebih tertib dan layak. Dengan konsep tersebut, kawasan diharapkan tidak lagi terkesan kumuh, sementara fungsi jalan, drainase, dan ruang hijau dapat kembali berjalan optimal.
“Kita tidak menggusur, tapi menata. Bangunan dimundurkan, parit dan jalur air harus kembali berfungsi agar tidak menimbulkan masalah baru,” jelasnya.
Bupati Sujiwo juga mengajak para pedagang dan masyarakat untuk mendukung langkah penataan ini, terlebih menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Ia mencontohkan sejumlah kawasan lain di Kubu Raya yang setelah ditata justru mengalami peningkatan omzet pedagang hingga tiga bahkan lima kali lipat.
“Pengalaman di Jalan Alianyang, bawah Jembatan Kapuas II, dan Simpang Empat Kapur, setelah ditata konsepnya lebih rapi, usaha masyarakat justru semakin meningkat,” katanya.
Sujiwo berharap proses penataan dapat dikawal bersama oleh pemerintah desa dan masyarakat agar sebelum bulan puasa kawasan Jalan Raya Kapur sudah tertata rapi, nyaman, dan mampu mengurai kemacetan, tanpa menghilangkan mata pencaharian warga. (tim Liputan)
Editor : Aan