Bupati Sujiwo: Pengamanan Aset Jadi Tantangan Besar Pemkab Kubu Raya

Editor: Redaksi author photo

 Bupati Sujiwo: Pengamanan Aset Jadi Tantangan Besar Pemkab Kubu Raya
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmennya untuk mengamankan aset daerah, khususnya aset tanah, yang jumlahnya masih sangat terbatas sejak pemekaran wilayah. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, usai menerima penyerahan aset dari Kantor Pertanahan (BPN), Rabu (7/1/2026).


Bupati Sujiwo mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 50 aset milik Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang tersebar di sejumlah desa dan kecamatan. Aset-aset tersebut akan segera diamankan secara administratif maupun fisik.


“Total ada sekitar 50 aset pemerintah daerah yang tersebar di beberapa desa dan kecamatan. Ini akan segera kita amankan. Saya minta bagian terkait, termasuk Asisten, untuk langsung menindaklanjuti pengamanan aset-aset tersebut,” tegas Sujiwo.


Ia menjelaskan, pasca pemekaran Kabupaten Pontianak menjadi Kabupaten Kubu Raya, kondisi aset daerah, khususnya tanah, sangat minim. Bahkan, menurutnya, persentase kepemilikan aset tanah Pemkab Kubu Raya berada pada angka yang sangat kecil.


“Sejak pemekaran, Kubu Raya ini sangat minim aset, terutama aset tanah. Bisa dibilang hampir nol koma sekian persen. Ini menjadi tantangan besar bagi saya sebagai kepala daerah,” ujarnya.


Minimnya aset, lanjut Sujiwo, kerap menjadi kendala dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan. Ia mencontohkan, beberapa program bantuan dari pemerintah pusat maupun lembaga lain sempat terancam gagal karena pemerintah daerah tidak memiliki lahan yang siap digunakan.


“Kemarin kita hampir gagal dalam beberapa program karena tidak punya aset tanah. Bahkan saat mendapat bantuan dari BNPB pun, kita terancam tidak bisa merealisasikan karena tidak ada lahan yang siap,” ungkapnya.


Oleh karena itu, penyerahan aset dari BPN dinilai menjadi momentum penting sekaligus awal bagi Pemkab Kubu Raya untuk membangun cadangan aset daerah ke depan.


“Penyerahan aset dari BPN hari ini menjadi titik awal bagi kita. Bagaimana ke depan kita memiliki aset-aset cadangan, sehingga ketika ada program dari pemerintah pusat, provinsi, maupun dari pemerintah kabupaten sendiri, kita sudah siap,” jelas Sujiwo.


Ia menegaskan, keberadaan aset yang jelas dan aman merupakan kunci agar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dapat lebih responsif dan cepat dalam merealisasikan berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.


“Dengan aset yang jelas sebagai milik pemerintah daerah, kita tidak lagi terkendala. Semua program bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” pungkasnya. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini