KALBARNEWS.CO.ID (SINTANG) – Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Asmidi, membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti (PAKBP) tingkat SMP se-Kabupaten Sintang tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di GKII Shalom pada Kamis, 15 Januari 2026, dan dirangkaikan dengan perayaan Natal bersama.
Asmidi Buka Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Agama Kristen Tahun 2026
Kegiatan ini diikuti oleh para guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti tingkat SMP dari seluruh Kabupaten Sintang.
Dalam sambutannya, Asmidi menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada MGMP PAKBP SMP Kabupaten Sintang yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas tersebut.
“Kegiatan seperti ini sangat strategis dan relevan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para pendidik yang menjadi ujung tombak pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Sintang,” ujar Asmidi.
Ia menegaskan bahwa guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti memiliki peran yang sangat penting dan mulia, tidak hanya dalam menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai iman, moral, etika, toleransi, serta membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang beriman, berakhlak, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Asmidi juga menyoroti tantangan zaman yang semakin kompleks, termasuk perkembangan teknologi digital dan perubahan sosial budaya. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut guru PAKBP untuk terus meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian.
“Oleh karena itu, kegiatan peningkatan kompetensi seperti ini menjadi sangat penting agar para guru mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan kurikulum, menerapkan metode pembelajaran yang inovatif, serta menghadirkan pendekatan pendidikan karakter yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa,” jelasnya.
Ia berharap melalui kegiatan ini, para guru dapat saling berbagi pengalaman, berdiskusi, dan memperdalam pemahaman terkait strategi pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti yang lebih kreatif, interaktif, dan bermakna.
“Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pengembangan kompetensi guru melalui berbagai program dan kebijakan. Keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia, dan pendidikan adalah fondasi utamanya,” tegas Asmidi.
Mengakhiri sambutannya, Asmidi berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya.
“Jadilah guru yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan dan inspirasi bagi peserta didik,” pungkasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan