KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Persaudaraan Sambas Serantau (PaSS) akan menggelar Tumpahan Salok 2023 (halalbihalal) di Pontianak Convention Center pada 21 Mei 2023 mendatang. Paguyuban suku Sambas ini menargetkan sebanyak 2.000 orang hadir dalam gawe akbar di penghujung Bulan Syawal tersebut. Kamis (20 April 2023).
Tumpahan Salok Orang Sambas akan dihadiri 2.000 Orang di PCC
"Kami mengundang seluruh masyarakat Sambas di perantauan Pontianak, Kubu Raya, dan sekitarnya, bahkan dari luar Kalimantan Barat untuk hadir berkumpul bersama," ujar Ketua PaSS, Manto Saidi
Gelaran ini, kata dia, adalah ajang untuk memeriahkan Idulfitri 1444 Hijriah dalam bingkai tradisi masyarakat Sambas. Saat lebaran, para kerabat dan sahabat akan saling bersilaturahmi dan bertemu kangen, sembari menikmati hidangan. "Kegiatan ini untuk mempererat tali persaudaraan. Di acara inilah orang-orang yang sudah lama tak bertemu akan kembali bertatap muka. Saling bermaafan. Yang belum kenal akan menjadi kenal.
Ketua Panitia Tumpahan Salon 2023, Zulfydar Zaidar Mochtar mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai rangkaian acara. Misalnya akan ada kesenian Melayu Sambas dan hiburan lainnya. Selain itu, PaSS juga akan memberikan penganugerahan kepada tokoh-tokoh yang berjasa untuk kemajuan Kalbar, khususnya Sambas, dalam berbagai bidang.
"Ada banyak orang-orang Sambas yang sudah sukses di perantauan. Ada yang di pemerintahan, dunia usaha, seni budaya, dan lainnya. Tidak hanya di Kalbar saja, tetapi juga nasional," ungkap Zulfydar.
Zulfidar mengatakan panitia sudah mulai mempersiapkan Tumpahan Salok 2023 sejak beberapa waktu lalu. Saat ini pihaknya tengah mematangkan rangkaian acara. Mungkin kita akan berkomunikasi dengan beberapa seniman asal Sambas yang sudah terkenal di untuk bisa mengisi acara juga.
PaSS adalah paguyuban Melayu Sambas yang berpusat di Pontianak. Wakil Ketua PaSS, Ahmad Mutadha menyebut organisasi ini berdiri untuk menjaga tali persaudaraan orang Sambas di perantauan, sembari melestarikan tradisi dan budaya dari nenek moyang. Terlebih komunitas Sambas di Pontianak terbilang besar.
"Dari data kami ada 87.000 orang Sambas yang ada di Pontianak dan Kubu Raya. Kami tidak tahu di luar data itu, mungkin lebih. Sehingga kami merasa perlu ada wadah untuk mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan," pungkasnya. (BP)
Editor : Aan