![]() |
HUAWEI CONNECT 2022 di Dubai: Infrastruktur Inovatif Dorong Transformasi Digital Industri |
KALBARNEWS.CO.ID (DUBAI) -- HUAWEI
CONNECT Dubai berlangsung di Uni Emirat Arab. Lebih dari 3.000 pemangku
kepentingan industri bertemu dan berdiskusi seputar tema "Innovative
Infrastructure to Unleash Digital" (Infrastruktur Inovatif yang Mewujudkan
Dunia Digital). Perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi dan Penelitian Ilmiah
Mesir, Galaxy Backbone Limited Nigeria, Huawei, serta organisasi lain berbagi
pengalaman tentang praktik digitalisasi terbaru, dan menjajaki jalur baru
menuju transformasi digital industri. Jumat (14 Oktober 2022).
Ken Hu, Rotating Chairman,
Huawei, menyampaikan paparan tentang tiga cara ekosistem TIK ikut mengatasi
tantangan yang lazim ditemui dalam transformasi digital:
·
Meningkatkan infrastruktur digital,
termasuk konektivitas yang lebih canggih dan kuat, serta sarana komputasi yang
lebih terdiversifikasi.
·
Membantu berbagai perusahaan agar lebih
dari sekadar beralih memakai komputasi awan, dan benar-benar memanfaatkan
potensi komputasi awan, berfokus pada layanan teknologi canggih yang mendorong
pengembangan penting.
·
Membangun ekosistem digital lokal
termasuk pengembangan mitra, memperkuat SDM digital lokal, serta meningkatkan
dukungan bagi UKM.
Steven Yi, President, Huawei
Middle East & Africa Area, menyampaikan sambutan dan mengapresiasi
kepercayaan pelanggan serta mitra, lalu mempertegas komitmen Huawei untuk
berkontribusi terhadap pembangunan lokal. Dia juga mengulas tiga inisiatif
penting Huawei, serta pelanggan dan mitra yang mewujudkan produktivitas
digital. Secara bersama-sama, pelanggan dan mitra Huawei berkolaborasi
membangun landasan digital yang baik bagi semua pihak, serta memperkuat
ekosistem digital lokal yang menopang masa depan bangsa digital.
Teknologi inovatif yang berbasiskan
skenario penggunaan guna meningkatkan infrastruktur digital agar mewujudkan
produktivitas digital
Bob Chen, Vice President,
Huawei Enterprise BG, membahas peran penting sinergi multiteknologi dalam
menemukan teknologi yang tepat untuk skenario penggunaan yang tepat pula. Dalam
paparannya yang berjudul "Innovative Digital Infrastructure Accelerates
Digital Transformation", dia menyampaikan, "Data menjadi unsur utama
dalam transformasi digital, sedangkan, pemrosesan data, transmisi data,
penyimpanan data, dan analisis data adalah langkah-langkah penting. Huawei
menyediakan rangkaian produk lengkap, dan portofolio produk yang mendukung
pengolahan data terpadu, serta mempercepat transformasi digital yang dijalankan
pelanggan."
Dari sisi konektivitas data, Huawei
melansir NetEngine AR5710, hyper-converged gateway yang ideal
untuk kantor cabang berskala kecil dan menengah, serta NetEngine 8000 F8, ultra-compact
universal-service aggregation router. Produk-produk terbaru ini ikut
meletakkan landasan data yang baik untuk meningkatkan produktivitas digital.
Dari sisi transmisi data, Huawei
mengeksplorasi cara menerapkan evolusi fifth generation fixed
network (F5G) di beragam industri. Lebih lagi, Huawei dan pelanggan
di Dubai meluncurkan solusi inspeksi koridor jalur pipa digital yang
berbasiskan teknologi sensor serat optik. Solusi ini mewujudkan
inspeksi koridor jalur pipa secara otomatis.
Dari sisi penyimpanan data, Huawei
dan Commvault, perusahaan perangkat lunak manajemen data, melansir
solusi perlindungan data yang menyediakan proteksi data yang aman dan andal
secara terpadu. Hal tersebut ikut menciptakan landasan penyimpanan data yang
andal dan efisien agar perusahaan memaksimalkan kegunaan data.
Joy Huang, President, Huawei
Cloud Strategy & Industry Development, menjelaskan, pendekatan Huawei dalam
transformasi digital memiliki tiga pilar: infrastruktur yang lebih ramah
lingkungan, inovasi berkelanjutan, serta berbagi pengalaman. Huawei
Cloud ingin menjadi mitra digitalisasi terbaik bagi pelanggan, serta
berkolaborasi dengan mitra dan pelanggan guna mewujudkan produktivitas digital
dengan Everything as a Service.
Infrastruktur inovatif diterapkan di
berbagai industri guna mendorong digitalisasi industri
Di ajang ini, pelanggan di beragam
industri dari Timur Tengah dan Afrika turut berbagi tentang praktik terbaik
bersama Huawei dalam transformasi digital.
Dr. Hesham Farouk Ali, Asisten
Menteri Pendidikan Tinggi dan Penelitian Ilmiah Mesir, berkata, TIK akan
mewujudkan pendidikan yang lebih mengutamakan manusia, serta mempercepat
transformasi metode belajar-mengajar. Keahlian Huawei dalam dunia pendidikan
dan jaringan riset, komputasi awan, dan AI menjadi dukungan penting dan
landasan bagi digitalisasi pendidikan tinggi di Mesir.
Baffajo Beita, CIO, Galaxy Backbone
Limited, menilai, Galaxy dan Huawei menjalankan inovasi bersama
agar Nigeria membangun e-government cloud network secara
terpadu, mempercepat digitalisasi pemerintah, serta meningkatkan ekonomi
digital nasional.
Huawei Empower Program: membangun
ekosistem digital yang berkembang bagi mitra global
Di ajang ini, Huawei melansir Huawei
Empower Program untuk membangun ekosistem digital yang berkembang bagi
mitra global. Lewat program ini, Huawei akan menjalankan inovasi bersama
mitra-mitranya lewat OpenLabs, membantu mitra dengan kerangka kerja baru, rencana
baru, serta platform terintegrasi, serta menciptakan talent pool lewat
Huawei ICT Academy dan program Huawei Authorized Learning Partner (HALP).
Huawei juga mengumumkan investasi senilai US$ 300 juta untuk program
tersebut selama tiga tahun mendatang guna mendukung mitra-mitra global. (Tim Liputan).
Editor : Aan