-->

BREAKING NEWS

KABAR DUKA , IBUNDA GUBERNUR KALBAR,H SUTARMIDJI, SH, M.Hum DIKABARKAN MENINGGAL DUNIA HARI INI, SABTU (17 APRIL 2021), ANDA INGIN TAHU TENTANG RUMAH SAKIT YARSI PONTIANAK, ATAU INGIN KULIAH DI STIKes YARSI PONTIANAK ATAU AKADEMI FARMASI YARSI PONTIANAK, SILAHKAN HUBUNGI HUMAS YARSI PONTIANAK DI 085654007001 ATAU HUBUNGI KALBARNEWS.CO.ID, BERHATI-HATILAH PENGGUNA JALAN KHUSUS SEPEDA MOTOR DI JEMBATAN KAPUAS 1, KARENA CUACA GERIMIS DI KABARKAN ADA PENGENDARA KENDARAAN RODA DUA YANG TERJATUH KARENA LICIN AKIBAT HUJAN, KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA TETAPKAN AWAL RAMADHAN 1442 H JATUH PADA : SELASA (13 APRIL 2021) SETELAH LAKUKAN SIDANG ISBAT YANG DI HADIRI TOKOH AGAMA DAN ORGANISASI KEAGAMAAN, NU SERTA MUHAMADIYAH, GEMPA YANG MELANDA MASYARAKAT DI WILAYAH JAWA TIMUR YANG DIRASAKAN DI BEBERAPA DAERAH MENYISAKAN TRAUMA MASYARAKAT, KEBAKARAN MELANDA KOMPLEK RUMAH DINAS POLDA KALBAR DI JALAN SUBARKAH PONTIANAK KALIMANTAN BARAT, SEJUMLAH PEMADAM KEBAKARAN BERJIBAKU MEMADAMKAN KEBAKARAN TERSEBUT, KEJADIAN SEKIRA 14;00 WIB, SENIN (05/04/2021), JALAN TRANS KALIMANTAN MEMAKAN KORBAN LAGI, SEORANG PENGGUNA JALAN TEWAS SETELAH ALAMI KECELAKAAN PERSIS DI DEPAN INDOMART DESA JAWA TENGAH KM 17,5 KORBAN TEWAS TERTABRAK TRUCK TRONTON DARI ARAH BERLAWANAN, DARI IDENTITAS DITEMUKAN KORBAN BERNAMA DANIEL ANWAR WARGA DUSUN KERAMAT 1 DESA KUALA DUA KEC SUNGAI RAYA KAB KUBU RAYA, MINGGU (04/04/2021), A.M NASIR, SH SECARA AKLAMASI TERPILIH SEBAGAI KETUA DEWAN PENGURUS WILAYAH (DPW) PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP) KALIMANTAN BARAT, DIDUGA TERORIS SERANG MABES POLRI GUNAKAN SENJATA API JENIS PISTOL, TERDUGA TEROSRIS TERSEBUT DAPAT DILUMPUHKAN POLISI, SAAT INI POLISI SEDANG DALAMI KASUS INI, HARI INI, RABU (31 MARET 2021) SEJUMLAH WARTAWAN YANG BERTUGAS DI KABUPATEN KUBU RAYA LAKUKAN VAKSIN TAHAP KEDUA DI AULA KANTOR BUPATI KUBU RAYA JALAN ARTERI SUPADIO KUBU RAYA, HARI INI, SELASA (30/03/2021) PEMERINTAH KABUPATEN KUBU RAYA MELALUI DINAS KESEHATAN AKAN LAKUKAN VAKSIN COVID-19 TAHAP KEDUA UNTUK TENAGA PENDIDIK DAN ASN DI AULA KANTOR BUPATI JALAN ARTERI SUPADIO KUBU RAYA, GEREJA KATEDRAL DI MAKASAR DIKABARKAN TERJADI LEDAKAN DIPERKIRAKAN BOM , SAAT INI SEDANG DALAM PENDALAMAN APARAT KEAMANAN, JELANG KEPULANGAN SANTRI-SANTRIWATI DALAM RANGKA LIBUR BULAN PUASA DAN MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT AKAN FASILITASI TEST SWAP GRATIS, WAKIL BUPATI HADIRI PANEN PADI PERDANA WARGA BINAAN LAPAS PEREMPUAN KELAS II A PONTIANAK DI KEC SUNGAI KAKAP KAB KUBU RAYA

Polres Bengkayang Amankan Pelaku Penganiayaan Kurnadi, Ini Kronologisnya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (BENGKAYANG) – Warga jalan Raya Bengkayang dihebohkan dengan peristiwa penganiayaan terhadap Kurnadi, Korban selain mengalami luka bekas pukulan, jari manis sebelah kanannya juga putus, digigit pelaku penganiayaan, Bengkayang, Sabtu dini hari, (26/03/2021).

Peristiwa ini langsung ditangani Polres Bengkayang melalui Kasat Reskrim AKP Antonius Trias Kuncorojati berdasarkan laporan dari pihak keluarga korban, AKP Antonius mengatakan pelaku penganiayaan telah diamankan di Mapolres Bengkayang.

Dari keterangan korbanatas nama Kurnadi peristiwa penganiayaan ini berawal saat ia mengingatkan pemilik cafe di dekat rumahnya, untuk mengecilkan suara musik di kafe tersebut. Karena tidak juga dilaksanakan, Kurnadi sampai dua kali mendatangi kafe tersebut.

"Saya itu hanya minta dikecilkan suara musiknya. Karena juga tidak diindahkan dan melewati batas waktu yang saya minta, maka saya matikan stut listrik (KWH Meter) kafe itu," jelasnya.

Setengah jam kemudian, pelaku penganiayaan bersama rekan-rekannya mendatangi Kurnadi. Pelaku, yang justru bukan pemilik kafe itu, datang, dan marah-marah hingga melakukan penganiayaan.

"Saya matikan listriknya sekitar jam 2 pagi. Kalau pemiliknya keberatan kan pasti bertanya. Ini tiba-tiba berselang setengah jam, yang datang justru pelaku dan kawan-kawannya menyerang saya. Mereka merupakan orang luar, bukan pemilik kafe," ujar Kurnadi.

Kurnadi juga menyayangkan, oknum aparat yang datang bersama pelaku, justru tidak melerai ketika terjadi penganiayaan.

"Itu yang saya pertanyakan. Kalau dia datang mengamankan, harusnya melerai. Sehingga saya tidak celaka dan teraniaya," tegasnya.

Kurnadi menambahkan, kafe tersebut memang membuat resah masyarakat. Selain suara musiknya, jam operasionalnya juga hingga jam 4 pagi.

"Kita tidak pernah melarang orang untuk buka usaha, tapi tolong juga perhatikan lingkungan sekitar," pungkasnya.

Saat ini, Kurnadi sudah mendapatkan perawatan di RSUD Sebalo Bengkayang untuk perawatan serta pemulihan kondisinya. (tim liputan).

Editor : Aan

 

Komentar Anda

Berita Terkini