-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Vaksin COVID-19 Tiba Di Kabupaten Landak, Forkopimda Langsung Vaksinasi

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (LANDAK) – Bupati Landak Karolin Margret Natasa dengan didampingi Forkopimda Landak, Sekretaris Derah Landak dan Kadis Kesehatan Kabupaten Landak menerima langsung Vaksin COVID-19 tahap pertama di Kabupaten Landak dari Presiden Jokowi sebanyak 2.400 vaksin yang bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Rabu (27/01/21).

Bupati Karolin bersyukur bahwa vaksin tahap pertama untuk Kabupaten Landak ini yang seharusnya datang pada awal februari datang lebih cepat di akhir januari dan kedatangan vaksin Covid-19 ini menandai dimulainya vaksinasi di Kabupaten Landak.

“Sebelum februari vaksinnya sudah datang, ini menunjukkan komitmen yang luar biasa dari seluruh jajaran pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Tentunya hal ini harus Kita sambut dengan baik juga agar Kita melangkahkan amanah melaksanakan vaksinansi dalam rangka memutus mata rantai COVID-19,” ucap Karolin.

Untuk vaksin tahap pertama ini diberikan kepada 10 orang penerima vaksin pertama yakni pejabat esensial yang akan diberikan pada pencanangan vaksinasi COVID-19 antara lain Forkopimda Landak, Sekda Landak, Kepala BPS Kabupaten Landak, Kepala BPN Kabupaten Landak, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Landak, Kepala Rumah Tahanan Negara Kabupaten Landak, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak.

Sasaran selanjutnya adalah tenaga kesehatan yang berjumlah 1.379 orang yang akan diberikan setelah vaksin COVID-19 didistribusikan ke Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan vaksinasi COVID-19.

“Target Saya satu minggu sudah harus selesai untuk vaksinasi tahap pertama ini, karena barnag ini tidak bisa disimpan lama-lama karena takut rusak dan lain sebagainya. Hari ini Forkopimda bersama perwakilan pejabat vertikal lainnya langsung melakukan vaksinasi karena akan memberikan contoh kepada masyarakat bahwa vaksin COVID-19 ini aman,” terang Karolin.

Lebih lanjut Bupati Landak mengingatkan kepada para petugas untuk mendata lagi orang-orang yang akan melakukan vaksinasi agar mereka bisa melakukan vaksinansi sesuai dengan aturan dari pemerintah terkait standar vaksinasi COVID-19.

“Tolong keluarkan orang-orang yang tidak dapat di vaksin seperti orang yang mempunyai penyakit bawaan seperti penyakit gula, tensi tinggi, ataupun seperti Saya hamil itu juga tidak boleh di vaksin. Jadi mohon maaf kepada Forkopimda, bukannya tidak setia kawan ya,” ungkap Karolin. (dd/tim liputan).

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini