-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Ruas Jalan Kec Meliau Alami Kerusakan Parah, Koramil Meliau Bersama Warga Lakukan Ini

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (SANGGAU) - Curah hujan yang tinggi berdampak terganggunya aktivitas masyarakat karena akses jalan utama penghubung Kecamatan Meliau dengan Kecamatan Tayan, Kabupaten Sanggau rusak dan sulit dilalui kendaraan. Untuk itu, personel Koramil 1204-08/Meliau bersama masyarakat gotong royong memperbaiki jalan tersebut, Selasa (26/01/2021).

Dalam kegiatan tersebut, tampak kompak personel Koramil Meliau yang dipimpin oleh Sertu Kusnadi dan 2 personel lainnya bersama Kades serta Kapolsek berbaur bersama warga masyarakat memperbaiki jalan supaya dapat dilintasi kendaraan.

Dikatakan Sertu Kusnadi, gotong royong yang dilakukan merupakan salah satu bentuk kemanunggalan TNI-Rakyat, serta menjalin keharmonisan antara TNI bersama aparatur pemerintahan dan warga binaan.

Lanjutnya mengatakan, untuk sementara perbaikan jalan yang berlubang karena terkikis oleh air hujan dengan cara menimbun menggunakan tanah dan kayu.

"Akses jalan merupakan urat nadi jalur perekonomian warga masyarakat, sehingga kalau rusak dan tidak segera diperbaiki perekonomian warga akan berhenti dan lumpuh," ujarnya.

Sertu Kusnadi juga berharap, dengan diadakannya gotong royong perbaikan jalan seperti ini, mudah-mudahan mampu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para masyarakat pengguna jalan yang melintas,” harapnya. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini