-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Ribuan Pekerja Migran Ilegal Asal Indonesia Di Deportasi, Ini Penjelasan Kadis Nakertran Kalbar

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Sejak Januari hingga akhir Oktober 2020, Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Barat mencatat sudah ada 3000 lebih Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah dideportasi dari negara Jiran Malaysia.

Permasalahannya pun klasik diantaranya tidak ada paspor serta masuk melalui jalur yang tidak resmi, sehingga Pemerintah Malaysia memulangkan para Pekerja Migran Ilegal tersebut.

Hal tersebut diampaikan Kepala Dinas Sosial Kalimantan Barat, Golda saat ditemui Kalbarnews.co.id beberapa waktu lalu, Ia menjelaskan  jika sejak Januari hingga Oktober 2020 Pihaknya mencatat ada 3000 lebih Pekerja Migran Indonesia atau PMI yang dideportasi oleh negara tetangga.

“Sudah bukan rahasia lagi jika Indonesia menjadi penyumbang terbesar pekerja di negeri jiran Malaysia, namun karena kurangnya skill atau dokumen resmi yang tidak lengkap para tenaga kerja Indonesia yang mengadu nasib pun kerap dipulangkan secara paksa, karena dianggap masuk secara Ilegal tanpa prosedur yang sesuai ketentuan,” jelasnya.

Golda menambahkan data kepulangan PMI ini diprediksi akan terus bertambah, sebab masih ada periode bulan November dan Desember, mengingat setiap bulan hampir 200 pekerja Indonesia dideportasi.

"Permasalahan mereka pun masih sama yakni dokumen yang tidak lengkap, serta masuk secara tidak resmi, selain itu kemampuan bekerja dan bahasa para PMI tersebut pun masih kurang, " pungkasnya. (bian).

Editor : Heri K

 

Komentar Anda

Berita Terkini