-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Arus Pendek Hampir Ludeskan Satu Buah Rumah Milik Warga Gg Bersama Pontianak Barat

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - kebakaran yang hampir menghanguskan satu buah rumah di jl HR.A Rahman Gg Bersama 2 Kecamatan Pontianak Barat,  kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 24.58 WIB, belasan Damkar Swasta Pontianak dan Kab Kubu Raya yang ikut serta berjibaku memadamkan kobaran api yang semakin membesar. Rabu dini hari (04/11/2020).

Kejadian tersebut diketahui berasal dari konsleting listrik yang banyaknya colokan steker terminal yang berada dirumah itu, sehingga membuat arus pendek dan menyebabkan terjadinya percikan api yang membuat api semakin membesar.

Iwan Suryadi salah satu damkar PPKS (Perkumpulan Pemadam Kebakaran Suwignyo) menjelaskan bahwa pada saat proses pemadaman berlangsung sulitnya mencari titik sumber air yang berada di lokasi tersebut.

"Titik air yang sulit untuk kami jumpai di lokasi tersebut, yaitu selokan yang banyak terjadi sumbatan lumpur yang membuat susahnya mencari sumber air, sehingga membuat proses pemadaman yang sedikit terhambat," jelasnya.

Iwan juga menambahkan jika proses pemadaman tersebut harus menggunakan mobil tangki yang disambungkan oleh selang-selang pemadam sehingga api bisa cepat dipadamkan, kejadian tersebut terjadi sekitar 45 menit, sehingga api tak sempat menghabiskan satu buah rumah tersebut dan tidak ditemukannya korban jiwa pada kejadian tersebut.

Iwan berharap kepada Masyarakat untuk mewasdai dan secara rutin memeriksa jalur aliran listrik yang rawan alami konseling listrik yang memang sering menjadi slah satu penyebab kebakaran. (bian)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini