-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Akan Ada Pabrik Tebu Di Kab Sambas, Begini Upaya Pemprov Kalbar

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Pemerimtah Provinsi Kalimantan Barat melakukan penandatanganan naskah kesepakatan bersama rencana Investasi Pengembangan Tebu pada wilayah tertentu dengan PT. Inti Kalindo Sejahtera di ruang Praja I Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (19/11/2020).

Kesepakatan Investasi Pengembangan Tebu ini, untuk mendukung ketahanan pangan yang mendorong swasembada gula di Kalbar. Direktur Utama PT. Inti Kalindo Sejahtera Dony Rimba mengutarakan, untuk saat konsumsi gula di provinsi kalbar diperkirakan sekitar 500 ton perbulan sehingga kebutuhan gula terkadang tidak terpenuhi. 

"Senada dengan kebijakan pemerintah tentang kerjasama penggunaan dan pemanfaatan kawasan hutan untuk mendukung ketahanan pangan yang mendorong swasembada gula. Serta membuka lapangan kerja, menjamin ketersediaan gula, menstabilkan harga gula, meningkatkan PAD, meningkatkan pajak dan menghemat devisa negara," ungkap Dony Rimba. 

Nantinya, pabrik tebu tersebut didirikan di Kabupaten Sambas dikarenakan letak geografisnya memenuhi persyaratan dalam sektor agribinis tersebut. 

"Pertama kita tentang meneliti cuaca di KPH yang ada di kalbar, kabupaten sambas sangat cocok dan memenuhi aspeknya," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji S.H., M.Hum., mengungkapkan dengan adanya investor yang berkeinginan membangun pabrik gula pasir, dimana selama ini provinsi kalbar untuk gula pasir di datangkan dari luar kalbar sehingga kita tidak bisa swasembada gula.

"Nanti mendirikan pabrik gula akan melalui kajian dari tenaga ahli dari inggris yang letaknya ada di kabupaten sambas. Jadi nanam tebu ke depannya harus skala industri saya sangat mendukung ini," ungkap Gubernur.

Untuk lahannya, orang nomor satu menambahkan, Kesatuan Pengelolahan Hutan (KPH) di kabupaten sambas menguasai sekitar 200 ribu hektar dan beberapa titik lahan juga bisa di manfaatkan untuk masyarakat. 

"Saya berharap kepada para petani dan masyarakat bisa memanfaatkan lahan mereka untuk di manfaatkan tanaman tebu. Sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat," harapannya.

"Pemerintah Provinsi Kalbar sangat mendukung adanya investor yang akan menginventasikan di kalbar untuk meningkatkan kemajuan kalbar," ujarnya. (tim liputan).

Editor : Heri K

 

Komentar Anda

Berita Terkini