-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Polisi Masih Terus Usut dan Kejar Pelaku Pembunuhan di Banjar Serasan Pontianak Timur

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Aparat Kepolisian terus lakukan penyelidikan Penemuan dua mayat Ibu dan Anak diduga Kasus Pembunuhan di Banjar Serasan Pontianak Timur, Tim Polresta Pontianak Kota lakukan olah TKP Lanjutan, Jumat (25/09/2020).

Sekira pukul 09:00 wib Anggota Inavis Polresta Pontianak Kota mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) guna meyakinkan dan mencari barang bukti maupun jejak pelaku yang mungkin masih ada yang tertinggal di TKP.

Kedatangan Tim Inavis Polresta tersebut dengan didampingi Oleh Ketua RT setempat dan Bhabinkamtibmas Kel Banjar Serasan Bripka Sunarwan.

Kasi Inavis Polresta Pontianak Kota, Ipda Laosam menjelaskan bahwan masih ada sebagian barang bukti yang diperlukan  seperti Asbak Rokok, Sprei, Sarung bantal yang ada bercak darah dan rambut korban  diduga milik korban Geby yang masih tertinggal di bawah Spring Bad.

“Semuanya sudah kita amankan namun jika masih terdapat barang bukti lain yang kita perlukan tentunya tim inavis akan melakukan cek ulang ke TKP,” jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Pontianak Timur AKP Prayitno melalui Kasi Humas Iptu Iskak Pujiyanto menjelaskan bahwa didalam mengelolah TKP perlu kejelian dan kecermatan agar tindak pidana menjadi terang dan jelas.

“Untuk itu saya berharap masyarakat agar tidak menyentuh TKP sebelum Police line kita buka, bagi masyarakat yang punya informasi terhadap kasus ini alangkah baiknya disampaikan kepada kami dan identitas akan kami rahasiakan,” jelasnya.

Sepertinya dikabarkan beberapa waktu yang lalu warga Banjar Serasan Pontianak Timur digegerkan adanya penemuan jenazah Ibu dan Anak di dalam rumah yang terkunci dua mayat tersebut teridentifikasi merupakan pemilik rumah  Umi (40) dan Geby (18)

Keduanya  sebagai ibu dan anak yang meninggal Bersimbah darah diduga pembunuhan, hingga berita ini diturunkan polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini