-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Asisten Staf Khusus Kepresidenan RI Kunjungi Universitas Nahdlatul Ulama Kalbar

Redaksi author photo
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Asisten Staf Khusus Kepresidenan Republik Indonesia, Gus Romzi Ahmad kunjungi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di Jl Arteri Supadio Sungai Raya Kab Kubu Raya, Senin (01/09/2020).

Kunjungan Asisten Staf Khusus Kepresidenan Republik Indonesia ini disambut langsung Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo, SE, M.Sos, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalbar, Rachmad Saputra,  serta jajaran akademika UNU Kalbar.

Dalam kunjunganya Asisten Staf Khusus Kepresidenan Republik Indonesia, Gus Romzi Ahmad memantau program pendampingan bagi mahasiswa yang kurang mampu namun berkeinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah, Program KIP Kuliah, yang nantinya akan ada 800 ribu mahasiswa kurang mampu di Indonesia yang dibantu pada tahun 2020 ini.
Gus Romzi Ahmad hendak mengetahui apakah KIP Kuliah akan tepat sasaran di kampus–kampus serta Pondok Pesantren, Saat ini Pemerintah Indonesia pun tengah menggarap Undang-Undang Pondok Pessantren agar membuat kemajuan untuk Pondok Pesantren itu sendiri.

"Untuk Pendidikan Agama di Indonesia sendiri pemerintah pun turut memberikan perhatian khusus yakni dengan penggarapan Undang-Undang Pondok Pessantren yang kini tengah di rancang," tutur Gus Romzi.

Sementara itu Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU Kalbar), Rachmad Saputra menyambut baik dengan kunjungan ini karna dapat memberikan informasi terkait KIP Kuliah.
"Siapa pun yang kurang mampu namun berkeinginan belajar di kampus UNU Kalbar berkesempatan mendapat Kip Kuliah, untuk syarat-syarat kip, InsyaAllah UNU Kalbar mampu mememuhinya," ujar Rektor UNU Kalbar ini. (bian).

Editor : Heri K.

Komentar Anda

Berita Terkini