-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

450 Personil Satgas Pamtas Yonif 407/PK Siap Jalani Protokol Kesehatan

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Sebanyak 450 personel Satgas Pamtas Batalyon Infanteri 407/Padma Kusuma tiba di Pelabuhan Dwikora, Pontianak, dalam rangka pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia menjalani protokol kesehatan sebelum diberangkatkan ke pos-pos perbatasan, Kamis (10/09/2020).

Hal ini disampaikan Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., dalam keterangan tertulisnya pada hari ini di Pontianak, Kalimantan Barat.

Dijelaskan Kapendam, Satgas Pamtas Yonif 407/PK yang dipimpin oleh Dansatgas Pamtas, Letkol Catur Irawan, S.I.P sebelum ditempatkan ke pos perbatasan harus melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Ini dilakukan oleh Koopsdam XII/Tpr sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19," jelas Kapendam. 

Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., mengatakan, sejak turun dari kapal mereka langsung diukur suhu tubuh, cuci tangan dan penyemprotan disinfektan baik personel maupun perlengkapannya.

"Kita yakinkan para personel yang akan menjaga perbatasan seluruhnya aman, sehingga pelaksanaan tugas pokok nantinya tidak mengalami kendala," kata Kapendam.

Selain itu kata Kapendam, sebelum diterjunkan di pos-pos perbatasan, para personel Satgas Pamtas tersebut akan menerima berbagai pembekalan agar pelaksanaan tugas dapat dilakukan dengan baik.

"Koopsdam XII/Tpr akan memberikan pembekalan-pembekalan seperti dari para Asisten Koopsdam, Imigrasi, Bea Cukai dan BNN sebelum pelaksanaan tugas, dan kami juga akan mengamati bagaimana kesehatan mereka. Jika semuanya telah siap, barulah akan dilaksanakan pergeseran ke pos-pos di daerah perbatasan," pungkas Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos. (tim liputan).

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini