-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Zulkarnain: Jangan Sampai Ada Penyelewengan Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19 Di Kubu Raya

Redaksi author photo
Ketua Fraksi PDI-P Kubu Raya, Zulkarnen, SP saat beberkan Penggunaan Anggaran Covid-19 oleh Pemda 

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Setelah Ketua Fraksi PAN mengkritisi Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19 di Kubu Raya, Kini giliran Ketua Fraksi PDI-P Kubu Raya, Zulkarnain, SP, Rabu (17/06/2020).

Zulkarnain menilai kejanggalan penggunaan anggaran Covid-19 yang berasal dari rasionalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 ini.

Seperti diberitakan anggaran penanganan Covid-19 yang berasal dari Rasionalisasi APBD sesuai Surat Keputusan bersama (SKB) Dua Menteri Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kubu Raya mendapat alokasi semula 23,5 M kini ditambah menjadi 24,4 M.

Ketua Fraksi PDI-P Kubu Raya yang juga Sekretaris DPC PDI-P Kab Kubu Raya itu mengatakan Berdasarkan laporan yang diterima Legislatif ada beberapa kejanggalan penggunaan anggaran Covid-19 di Kubu Raya.

"Tujuan Pemerintah merasionalisasi APBD adalah untuk menangani dampak yang disebabkan Pandemi Covid-19, dari penyampaian laporan kepada kami, ada kejanggalan dalam penggunaan Anggaran itu," ungkap Zulkarnain.

Ada pengalokasian anggaran yang tidak ada kaitanya dengan penangan Akibat Dampak Covid-19 senilai Rp. 534.371.000 yang menurutnya alokasi yang tidak tepat.

"Ada anggaran Penanganan  dampak Covid-19 yang menurut kami tidak tepat, pengembangan distribusi Air Minum Atau Sanitasi Senilai Lima Ratus Juta Lebih," ungkap Zulkarnain.

Zulkarnain mengatakan sudah meminta keterangan dari Kepala Dinas PUPR dan mendapatkan penjelasan mengagetkan anggaran senilai tersebut di pergunakan membuat sumur bor yang ditempatkan bukan di tempat-tempat Keramaian.

"Ada Sumur bor yang di posisikan di depan salah satu warga yang bukan ditempat umum, mestinya di tempatkan di tempat keramaian seperti pasar, terminal atau fasilitas umum lainya," ungkapnya.

Politisi dapil Sungai Kakap ini berencana akan melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa lokasi yang dijadikan lokasi Pelaksanaan kegiatan tersebut bersama anggota DPRD lainya.

Zulkarnain berharap Bupati Sebagai Kepala Daerah dan sekaligus Ketua Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 harus benar-benar menggunakan anggaran Covid-19 ini dengan benar.

"Jangan sampai apa yang disampaikan Bapak Presiden Jokowi terjadi di Kabupaten Kubu Raya, ada penyelewengan penggunaan Anggaran penanganan Covid-19 ini," pungkasnya. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini