-->

BREAKING NEWS

ANDA INGIN TAHU TENTANG RUMAH SAKIT YARSI PONTIANAK, ATAU INGIN KULIAH DI STIKes YARSI PONTIANAK ATAU AKADEMI FARMASI YARSI PONTIANAK, SILAHKAN HUBUNGI HUMAS YARSI PONTIANAK DI 085654007001 ATAU HUBUNGI KALBARNEWS.CO.ID, BERHATI-HATILAH PENGGUNA JALAN KHUSUS SEPEDA MOTOR DI JEMBATAN KAPUAS 1, KARENA CUACA GERIMIS DI KABARKAN ADA PENGENDARA KENDARAAN RODA DUA YANG TERJATUH KARENA LICIN AKIBAT HUJAN, KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA TETAPKAN AWAL RAMADHAN 1442 H JATUH PADA : SELASA (13 APRIL 2021) SETELAH LAKUKAN SIDANG ISBAT YANG DI HADIRI TOKOH AGAMA DAN ORGANISASI KEAGAMAAN, NU SERTA MUHAMADIYAH, GEMPA YANG MELANDA MASYARAKAT DI WILAYAH JAWA TIMUR YANG DIRASAKAN DI BEBERAPA DAERAH MENYISAKAN TRAUMA MASYARAKAT, KEBAKARAN MELANDA KOMPLEK RUMAH DINAS POLDA KALBAR DI JALAN SUBARKAH PONTIANAK KALIMANTAN BARAT, SEJUMLAH PEMADAM KEBAKARAN BERJIBAKU MEMADAMKAN KEBAKARAN TERSEBUT, KEJADIAN SEKIRA 14;00 WIB, SENIN (05/04/2021), JALAN TRANS KALIMANTAN MEMAKAN KORBAN LAGI, SEORANG PENGGUNA JALAN TEWAS SETELAH ALAMI KECELAKAAN PERSIS DI DEPAN INDOMART DESA JAWA TENGAH KM 17,5 KORBAN TEWAS TERTABRAK TRUCK TRONTON DARI ARAH BERLAWANAN, DARI IDENTITAS DITEMUKAN KORBAN BERNAMA DANIEL ANWAR WARGA DUSUN KERAMAT 1 DESA KUALA DUA KEC SUNGAI RAYA KAB KUBU RAYA, MINGGU (04/04/2021), A.M NASIR, SH SECARA AKLAMASI TERPILIH SEBAGAI KETUA DEWAN PENGURUS WILAYAH (DPW) PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (PPP) KALIMANTAN BARAT, DIDUGA TERORIS SERANG MABES POLRI GUNAKAN SENJATA API JENIS PISTOL, TERDUGA TEROSRIS TERSEBUT DAPAT DILUMPUHKAN POLISI, SAAT INI POLISI SEDANG DALAMI KASUS INI, HARI INI, RABU (31 MARET 2021) SEJUMLAH WARTAWAN YANG BERTUGAS DI KABUPATEN KUBU RAYA LAKUKAN VAKSIN TAHAP KEDUA DI AULA KANTOR BUPATI KUBU RAYA JALAN ARTERI SUPADIO KUBU RAYA, HARI INI, SELASA (30/03/2021) PEMERINTAH KABUPATEN KUBU RAYA MELALUI DINAS KESEHATAN AKAN LAKUKAN VAKSIN COVID-19 TAHAP KEDUA UNTUK TENAGA PENDIDIK DAN ASN DI AULA KANTOR BUPATI JALAN ARTERI SUPADIO KUBU RAYA, GEREJA KATEDRAL DI MAKASAR DIKABARKAN TERJADI LEDAKAN DIPERKIRAKAN BOM , SAAT INI SEDANG DALAM PENDALAMAN APARAT KEAMANAN, JELANG KEPULANGAN SANTRI-SANTRIWATI DALAM RANGKA LIBUR BULAN PUASA DAN MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT AKAN FASILITASI TEST SWAP GRATIS, WAKIL BUPATI HADIRI PANEN PADI PERDANA WARGA BINAAN LAPAS PEREMPUAN KELAS II A PONTIANAK DI KEC SUNGAI KAKAP KAB KUBU RAYA

Inna Marshala: Gagalnya PERDA 5 Desa Hambat Proses Pemekaran Serta Pemerataan Pembangunan Di Kubu Raya

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Setelah gagal dalam pelaksanaan Raperda Pemekaran 5 Desa beberapa waktu yang lalu, kini Pemerintah daerah Kabupaten mengajukan kembali Raperda Pemekaran 5 Desa itu kepada DPRD untuk dijadikan Perda Pemekaran yang sempat gagal dan ditunda. 

Hal tersebut menjadi Sorotan Inna Marshala Amd, Salah satu Srikandi DPRD KKR yang juga Sekretaris Fraksi PAN dan Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Kubu Raya.

Inna Marshala mengatakan Perda yang dulu terkendala di Kabupaten Kubu Raya menjadi pelajaran berharga bagi Pemerintahan Kabupaten Kubu Raya.

Ini sejarah bagi Kabupaten Kubu Raya yang telah melakukan kesalahan fatal dalam administrasi, karenan tidak berkoordinasi serta lemahnya komunikasi terhadap pemerintah provinsi
ujar Inna Marshala.

Inna Marshala Amd Politisi dari Partai Amanat Nasional merasa lucu
melihat kinerja instansi terkait, yang mana alur proses pemekaran Desa sudah diterangkan secara jelas di UU No.6 tahun 2014 tentang pemekaran Desa agar tidak terjadi kesalahan prosedural.

Proses pemekaran Desa ini bukan hal baru bagi Pemkab KKR, kenapa sekarang bisa salah alur? Aneh.” Ungkapnya lagi.

Sangat kita sayangkan, akibat keteledoran tersebut menjadi terkendalanya pemekaran 5 Desa, kejadian ini berefek kepada Desa desa lain yang sudah berstatus desa persiapan, selain itu sudah banyak waktu tenaga dan biaya yang sudah dikorbankan disini, dan harus diingat pembiayaan pemekaran Desa  ini menggunakan uang APBD.

Kita sangat prihatin yang mana masyarakat sangat berharap agar proses pemekaran desa mereka segera terlaksana dalam rangka pemerataan pembangunan yang selama ini sangat minim mereka rasakan.

Inna Marshala Amd juga menghimbau kepada Desa desa yang sedang melakukan persiapan pemekaran untuk melengkapi syarat" wajibnya agar prosesnya bisa cepat sesuai yang diatur dalam UU No.6 tahun 2014 tentang Desa dan permendagri No. 01 tahun 2017.

Kami di Komisi 1 DPRD Kabupaten Kubu Raya serta Fraksi PAN  berkomitment dan sangat mendukung serta mendorong percepatan pemekaran Desa dan Kecamatan, demi tercapainya pemerataan pembangunan yang tercermin dalam sila ke lima yaitu “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”

“Saya tekankan sekali, pemekaran Desa ini menggunakan dana APBD, jgn sampai terjadi kesalahan lagi, tegas Inna Marshala, Srikandi PAN ini. (ej).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini