-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, POLSEK KUBU BEKUK PEMUDA PENGEDAR NARKOBA JENIS SABU-SABU DI KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA, APARAT TNI DAN POLRI AMANKAN 12 KG NARKOBA JENIS SABU-SABU DI PERBATASAN , PENANGKAPAN INI BERDASAR LAPORAN MASYARAKAT, LURAH  BENUA MELAYU LAUT DALAMI ADUAN WARGA KEPADANYA TERKAIT DUGAAN SODOMI YANG DILAKUKAN SEORANG PERIA DI WILAYAHNYA, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Belum Serius dan Tidak Focus Tangani Pandemi Virus Covid-19

Redaksi author photo
Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Yuslanik

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya belum Serius dan tidak Fokus dalam menangani Pandemi Virus Covid-19, hal tersebut disampaikan salah satu pimpinan DPRD Kubu Raya, Yuslanik kepada awak media terkait keseriusan Pemkab dalam penanganan Pandemi Virus Covid-19, Jumat (08/05/2020).

Yuslanik mengatakan dirinya belum melihat keseriusan Pemerintah Kabupaten dalam penanganan Pandemi ini, hal tersebut bisa dilihat sampai saat ini belum ada progress yang tampak dan dilakukan nyata oleh Pemerintah Kabupaten.

“Kalau hanya membagikan Masker saja, itu banyak dilakukan oleh LSM, Partai Politik serta relawan-relawan Kemanusiaan yang ada dimana-mana,” ungkap Yuslanik.

Lebih lanjut Yuslanik mengatakan hingga saat ini Pemkab belum mempunyai Selter khusus penanganan Pasien Covid-19, sehingga jika ada terdapat peningkatan Pasien yang terjangkit Virus Covid-19 Kubu Raya belum siap.

“Saya juga mendapat keluhan dari tenaga-tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas-puskesmas tentang Alat Pengaman Diri (APD) yang tidak memadai dan seterusnya Rumah Sakit Kubu Raya juga belum siap,”ungkapnya.

Kesiapan dari semua pihak dalam mengantisipasi Pandemi ini harus ditunjukkan dengan paling tidak menyiapkan system dini pencegahan dan juga harus melihat dampak tersebut kepada masyarakat dibawah.

“Jangan karena Kubu Raya ini bukan Zona Merah, harusnya ada langkah antisipatif menangani itu, Apalagi kami DPRD Kabupaten Kubu Raya telah menyetujui pemotongan anggaran sebanyak 37 persen untuk penanganan Covid-19 ini,” ungkapnya lagi.

Yuslanik mengatakan banyak hal yang bisa dilakukan Pemerintah kabupaten Kubu Raya dalam penanganan Pandemi Virus Covid-19 ini dan dirinya berharap Pemkab harus serius dan Focus dalam upaya penanganan Pandemi Covid-19 di Kubu Raya.

“Saya berharap Pemerintah Kabuapten Kubu Raya harus lebih serius dan Focus dalam penanganan Pandemi ini,” pungkasnya.(tim liputan)

Editor : Heri K


Komentar Anda

Berita Terkini