BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI www.kalbarnews.co.id, WARGA DESA PARIT BARU KELUHKAN BANYAKNYA BANGUNAN LIAR DIATAS PARIT JL PARIT NOMOR DUA DESA PARIT BARU KEC SUNGAI RAYA KAB KUBU RAYA, WARGA KELUHKAN KETIDAK PEDULIAN PEMERINTAH DESA DAN TERKESAN DIBIARKAN, GUBERNUR KALBAR, H SUTARMIDJI MINTA KEPALA DAERAH TIDAK LEBAY BAGIKAN MASKER KE KAMPUNG-KAMPUNG HANYA UNTUK PENCITRAAN, PEDULI DENGAN WARGA BINAAN BABINSA DESA NIBUNG KAB SAMBAS PERBAIKI JEMBATAN YANG RUSAK, SATGAS PAMTAS TNI BANTU WARGA ENTIKONG PASCA TERKENA MUSIBAH BANJIR BANDANG, TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI www.kalbarnews.co.id

Diduga Tak Bisa Berenang Bocah Di Teluk Empening Tewas Tenggelam, Ini Kronologisnya

Redaksi author photo
Foto Saat Korban diberikan pertolongan oleh Para Medis di Puskesmas Setempat

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Warga Desa Teluk Empening Kecamatan Terentang dihebohkan dengan ditemukan bocah tenggelam di pinggir perairan sungai kapuas di sekitaran dermaga Stegher Desa Teluk Empening, Kamis (28/05/2020)

Eko Bin Sugira (14) diduga tenggelam disungai Kapuas disekitar dermaga Stegher Di Desa Teluk Empening Kec Terentang sekitar jam 16.30 wib ketika sedang bermain dengan teman-temannya di Sungai Kapuas.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Terentang Iptu Sukirman membenarkan kejadian tersebut

“Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi tenggelamnya seorang anak di stegher di Desa Teluk Empening, lalu kami dari Polsek Terentang langsung menuju Tempat Kejadian sekitar jam 16.40 wib,” terang Iptu Sukirman.

Kapolsek Terentang menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi yang pada saat di lokasi kejadian bahwa waktu itu korban  mandi di Sungai Kapuas, sambil  berenang, bersama kawan -kawannya  sekitar sepuluh orang anak, korban pada saat itu ikut mandi  dan langsung   terjun ke sungai

“Menurut Keterangan Saksi Korban atas nama Eko Bin Sugira langsung  tenggelam Ketika terjun anak-anak lain melihat korban masih melihat timbul tenggelam, nampak  kepalanya  dan para saksi  berteriak untuk Minta tolong,” Jelasnya

Mendengar teriakan anak-anak itu kemudian Warga sekitar segera lakukan pertolongan dan menemukan korban di dasar Sungai Kapuas, kemudian mengangkat ke darat dan memberikan pertolongan pertama serta membawa korban ke Puskesmas Terentang.

“Pihak medis  telah melakukan upaya pertolongan namun  korban tidak dapat ditolong lagi dan dinyatakan meninggal  dunia,” terang Kapolsek.

Dari hasil kesimpulan awal bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam dan di duga korban tidak bisa berenang. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini