-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, POLSEK KUBU BEKUK PEMUDA PENGEDAR NARKOBA JENIS SABU-SABU DI KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA, APARAT TNI DAN POLRI AMANKAN 12 KG NARKOBA JENIS SABU-SABU DI PERBATASAN , PENANGKAPAN INI BERDASAR LAPORAN MASYARAKAT, LURAH  BENUA MELAYU LAUT DALAMI ADUAN WARGA KEPADANYA TERKAIT DUGAAN SODOMI YANG DILAKUKAN SEORANG PERIA DI WILAYAHNYA, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Perkumpulan Wadah Himpunan Kasih Ai Xin Berikan Bantuan APD Ke RS Yarsi Pontianak

Redaksi author photo
Serah Terima Bantuan Alat Pengaman Diri (APD) Ai Xin kepada RS Yarsi Pontianak

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Rumah Sakit Yarsi Pontianak terima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Perkumpulan Wadah Himpun Kasih-Ai Xin untuk membantu tenaga medis di rumah sakit tersebut dalam penanganan pasien virus corona Covid-19 di Pontianak.
Ketua Umum Wadah Himpun Kasih-Ai Xin, Nio Ui Khiang mengatakan jika bantuan ini adalah sebagai bentuk kepedulian yayasannya terhadap tenaga medis yang merupakan garda terdepan penanganan virus corona di Rumah Sakit Yarsi Pontianak.
“Bantuan ini kita dapatkan dari sumbangan teman-teman, dari sumbangan itu kita kumpulkan dan kita belikan alat-alat pelindung diri untuk tenaga medis yang berada di rumah sakit,” terangnya.
Nio Ui Khiang menjelaskan bantuan Alat Pengaman Diri yang diberikan ke RS Yarsi berupa 100 set baju pelindung medis, 25 set kacamata pelindung medis, 10/100 pack sarung tangan pengaman untuk tenaga medis, serta 12 buah helm pengaman untuk tenaga medis.
Diharapkannya dengan bantuan alat pelindung diri tersebut membuat semangat para medis untuk berjuang merawat pasien dirumah sakit, tentunya juga tenaga medis dapat bekerja dengan aman dan nyaman.
Sementara itu Ketua Pengurus Yarsi Pontianak, Suhadi SW menyebutkan jika Alat Pelindung Diri (APD) saat ini memang sangat diperlukan  sekali oleh tenaga medis dirumah sakit pada saat menangani pasien.
“Saat ini tenaga medis sedang berada di medan perang tanpa senjata, dan tidak mengetahui musuhnya seperti apa, namun mereka mau tidak mau, suka atau tidak suka mereka tetap harus berkecimpung di rumah sakit untuk menangani semua pasien yang sakit, baik Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pengawasan (ODP), maupun Orang Tanpa Gejala (OTG),” ungkap Suhadi diampingnya oleh Sekretaris Umum Yasri yakni Prof DR, Ir Rahmattullah Rizeq M.Si.
 “Setiap harinya tenaga medis di rumah sakit Yarsi menghabiskan 16 alat pelindung diri, dan pakainya hanya digunakan dalam satu hari saja. Memang rumah sakit Yarsi bukan rumah sakit rujukan pasien virus corona, namun jika ada pasien baik itu PDP, OPD, atau OTG maka pihak rumah sakit tidak bisa menolaknya,” ungkap Suhadi
Atas nama RS Yarsi Pontianak, Suhadi mengucapkan terima kasih kepada pengurus Perkumpulan Wadah Himpun Kasih-Ai Xin yang telah membantu ADP untuk tenaga medis.
Suhadi juga menyampaikan pada saat yang bersamaan RS Yarsi Pontianak juga mendapat bantuan APD dari Gabungan Pengusaha Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Barat.
“Semoga bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi tenaga medis dan masyarakat, karena untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 tentunya bukan hanya tugas dari rumah sakit dan para medis, tetapi juga dari semua pihak dengan sebuah harapan agar penyebaran virus corona berhenti dan kita semua bisa beraktivitas seperti dulu lagi,” harapnya. (tim liputan)

Editor : Aan


Komentar Anda

Berita Terkini