BREAKING NEWS

KABUPATEN SEKADAU TINGKATKAN STATUS KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) COVID-19, KEJATI UNGKAP PENYELEWENGAN DANA BANTUAN COVID-19 UNTUK WARGA RASAU JAYA KAB KUBU RAYA, PELAJAR SUNGAI PINYUH BANTU WARGA TERDAMPAK COVID-19, KABAG KESRA SETDA KUBU RAYA H NASUTION USMAN MENINGGAL DUNIA, HARI INI DUA PEJABAT UTAMA POLRES KUBU RAYA DAN DUA KAPOLSEK DISERAH TERIMAKAN, KAPOLSEK SUNGAI AMBAWANG DAN KAPOLSEK BATU AMPAR BERGANTI

Bupati Muda Serahkan Ribuan Masker untuk Warga Kubu Raya

Redaksi

 
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan serahkan ribuan masker kepada Kadis Kesehatan, Marijan, S.Km
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyerahkan lima ribu masker untuk masyarakat. Masker hasil konveksi ibu-ibu penjahit di Kabupaten Kubu Raya, Rabu (08/04/2020).

Ribuan Masker  ini diserahkan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya yang selanjutnya akan dibagikan kepada warga lewat kader-kader kesehatan di desa. Bupati Muda mengatakan kondisi sulit saat ini menjadi ujian bagi semua pihak termasuk pemerintah untuk menunjukkan eksistensi.

“Keadaan negeri sedang abnormal justru seperti inilah dibutuhkan oleh rakyat kita ini hadir. Walaupun tidak harus berbentuk fisik tapi bisa dalam bentuk kebijakan dan langkah-langkah nyata yang bisa dilakukan,” tutur Muda Mahendrawan.

Muda menyatakan di saat sulit akibat wabah Covid-19 atau virus corona saat ini, dirinya berkomitmen untuk tetap memperkuat perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan memberdayakan koperasi konveksi lokal dan ibu-ibu penjahit lainnya. Ia menyatakan telah meminta kepada semua warga yang pandai menjahit untuk membuat masker.

“Saya umumkan kemarin semua ibu-ibu yang pandai jahit ayo bikin masker. Saya beli semuanya dengan harga 4 ribu rupiah. Dan Alhamdulillah telah diserahkan sebanyak lima ribu masker dan produksi masih berjalan terus,” ujarnya.

Ia menegaskan, saat ini siapapun yang pandai menjahit meskipun tidak tergabung dengan konveksi tetap akan diserap masker hasil produksinya. Sebab masyarakat masih sangat membutuhkan.

“Nah, sementara masker produksi pabrik terbatas lebih baik kita berdayakan ibu-ibu kita,” tuturnya.

Muda menyebut masker kain sangat efisien dan efektif. Sebab dapat digunakan berulang kali setelah dicuci. Masker juga dapat disetrika sehingga memastikan kesterilannya.

“Masker kain malah lebih bagus. Artinya apa? Dalam kondisi sulit seperti ini kita tidak boleh berhenti berpikir. Tidak boleh stagnan,” tegasnya. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini