Dit Polairud Polda Kalbar Ungkap Penyimpanan dan Olahan Kayu Ilegal

Redaksi


Pontianak (Kalbarnews.co.id) – Dit Polairud Polda Kalbar kembali ungkap kasus illegal loging yang menggunakan jalur perairan, Hal itu disampaikan Kasubdit Gakkum Dit Polairud Polda Kalbar AKBP Jamhury.

Direktur Polaiurd Polda Kalbar melalui Kasubdit Gakkum AKBP Jamhury mengatakan pada Sabtu (14/03/2020) anggota Subdit Gakkum Polairud Polda Kalbar menggerebek lokasi yang dijadikan tempat untuk melakukan pengolahan dan menyimpan kayu illegal di Dusun Penyagek II Desa Agak Kecamatan Sebangki Kabupaten Landak.

AKBP Jamhury mengatakan bahwa dilokasi anggotanya berhasil mengamankan tumpukan kayu olahan yang berukuran 10 m3 dan 100 batang kayu olahan lainnya dengan pemilik berinsial EA tanpa dilengkapi dengan ijin yang sah..


“Berlokasi di Perairan Sungai Landak tepatnya di Dusun Penyengak II Desa Agak Kecamatan Sebangki Kabupaten Landak, telah ditemukan tempat penyimpanan dan pengolahan kayu illegal. Pelaku atau pemilik tempat tersebut kita amankan karena tidak dapat menunjukan surat ijin” jelas Jamhury

Ia melanjutkan pelaku saat ini berada di mako Dit Polairud untuk diperiksa lebih lanjut dan barang bukti sudah digeser ke dermaga Polaiurd Polda Kalbar.

Jamhury juga menghimbau kepada masyarakat Kalbar untuk tidak melakukan pembalakan liar dan lebih menjaga hutan di Kalbar.  Karena pelaku yang melakukan pembalakan liar dapat terancam dengan Tindak pidana UU No. 18 Tahun 2013, tentang Pencegahan & Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H) Pasal 83 Ayat (1) huruf b jo pasal 12 huruf e dan/atau pasal 87 ayat (1) huruf b jo pasal 12 huruf l.(tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini