-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, POLSEK KUBU BEKUK PEMUDA PENGEDAR NARKOBA JENIS SABU-SABU DI KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA, APARAT TNI DAN POLRI AMANKAN 12 KG NARKOBA JENIS SABU-SABU DI PERBATASAN , PENANGKAPAN INI BERDASAR LAPORAN MASYARAKAT, LURAH  BENUA MELAYU LAUT DALAMI ADUAN WARGA KEPADANYA TERKAIT DUGAAN SODOMI YANG DILAKUKAN SEORANG PERIA DI WILAYAHNYA, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Aparat TNI Kembali Gagalkan Penyelundupan Sabu di Jalur Tikus Perbatasan

Redaksi author photo

Sanggau (Kalbarnews.co.id) - Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Beruang berhasil menggagalkan penyelundupan Narkoba jenis sabu-sabu seberat 7 gram di jalur tikus perbatasan tepatnya Dusun Aruk, Desa Sebungan, Kec. Sajingan Besar, Kab. Sambas, kemarin. Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono di Pos Kotis, Sanggau, Kamis (02/01/2020).
Aparat TNI di Perbatasan terus lakukan upaya pencegahan peredaran Narkoba masuk ke wilayah Indonesia dengan memperketat jalur tikus di wilayah perbatasan RI-Malaysia.

Letkol Inf Kukuh Suharwiyono mengatakan, hasil laporan satgas Pamtas bahwa penggagalan penyelundupan sabu-sabu tersebut berawal dari kegiatan ambush yang dilaksanakan oleh enam orang anggota Satgas dipimpin Serda Fredikus di jalan tikus perbatasan yang sudah ditentukan.


Sekitar tengah malam didapati seorang laki-laki melintasi jalan tersebut dengan membawa barang yang dibungkus karung berwarna putih. Merasa curiga, orang tersebut diberhentikan dengan tujuan untuk dilakukan pemeriksaan, ketika hendak dihentikan orang tersebut melarikan diri ke arah Malaysia dengan meninggalkan barang yang dibawanya dan dilakukan pengejaran, akan tetapi saat pengejaran anggota Satgas kehilangan jejak karena kondisi yang gelap," terangnya.

Selanjutnya personel Satgas membawa barang bukti tersebut ke Pos Satgas Gabma Sajingan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan bersama pihak Bea Cukai karung tersebut berisi makanan ringan dan mie instant serta bungkusan plastik yang diduga berisi Narkoba. Setelah diadakan pengecekan secara teliti oleh pihak Bea Cukai dengan menggunakan Narcotest dan hasilnya positif methampetamine seberat 7 gram," jelas Dansatgas.

"Untuk saat ini barang bukti  diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses penyelidikan lebih lanjut," tegas Dansatgas. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini