-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, POLSEK KUBU BEKUK PEMUDA PENGEDAR NARKOBA JENIS SABU-SABU DI KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA, APARAT TNI DAN POLRI AMANKAN 12 KG NARKOBA JENIS SABU-SABU DI PERBATASAN , PENANGKAPAN INI BERDASAR LAPORAN MASYARAKAT, LURAH  BENUA MELAYU LAUT DALAMI ADUAN WARGA KEPADANYA TERKAIT DUGAAN SODOMI YANG DILAKUKAN SEORANG PERIA DI WILAYAHNYA, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Sekjen PP GP Ansor: Gerakan Pemuda Ansor Harus Berdarah-Darah Mempertahankan NKRI

Redaksi author photo
Sekjen Pengurus Pusat GP Ansor, Adung Abdurrahman didampingi Pengurus Wilayah Kalimantan Barat
Mempawah (Kalbarnews.co.id) – Sekretaris Jendral Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Adung Abdurrahman, membuka secara resmi Konferensi Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Kalimantan Barat ke-9 yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Ar-Rasyid Antibar Kab Mempawah, Sabtu (28/12/2019). 

Konferwil merupakan agenda 4 tahunan yang menjadi forum musyawarah tertinggi ditingkat wilayah atau provensi untuk memilih ketua dan formatur kepengurusan periode selanjutnya.

Tampak hadir Wakil Ketua Komisi IV DPD-RI, Sukiryanto, Perwakilan Gubernur Kalbar, Sekretaris PWNU Kalbar, Wakil Bupati Mempawah, Kapolres Mempawah, Dandim Mempawah, Perwakilan OKP Kalbar, Banom NU dan para Tokoh Nahdlatul Ulama di Kabupaten Mempawah.

Dalam sambutanya Adung Abdurrahman, Sekjen PP GP Ansor menyampaikan Apresiasi atas semua perjuangan  Pengurus Wilayah GP Ansor Kalbar dalam membesarkan GP Ansor di Kalimantan Barat.
Adung menegaskan kembali bahwa Ansor memiliki dua mandat organisasi yang mesti tetap diperhatikan dijalankan, dimana kedua mandate itu pertama mempertahankan, merawat dan menyebarkan paham Islam Ahlussunnah An-Nahdliyah, sementara yang kedua adalah mempertahankan, merawat dan menjaga agar Negara Kesatuan Republik Indonesia Pancasila terus tetap ada hingga Yaumul Kiamat nanti. 


“Kenapa kita semua para kader Ansor harus berdarah-darah mempertahankan NKRI ini, karena semua para pendiri bangsa sudah bersepakat bahwa NKRI berazaskan Pancasila dimana salah satu pendiri bangsa ini juga salah satu Ulama Jam’iyah Nahdlatul Ulama yang sudah tidak diragukan lagi soal keilmuannya,” terang Adung.

Sementara itu dalam sambutannya Ketua PW GP Ansor Kalbar, M. Nurdin mengatakan selama kepemimpinannya lebih fokus kepada penguatan kaderisasi dan telah melakukan pengkaderan hampir disemua Kabupaten Kota di Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah dalam kurung waktu kurang lebih 5 th kami sudah melakukan proses kaderisasi disemua Kab/Kota Se-Kalimantan barat, baik PKD, PKL, DIKLATSAR, SUSBALAN, pelatihan pelatih, pelatihan khusus untuk para Anggota Banser dengan jumlah seluruh Kader Ansor Banser Kalimantan Barat,” ungkap Nurdin.

M Nurdin menjelaskan hingga hari ini sudah berjumlah kurang lebih 7 ribuan kader yang tersebar disemua Kab/Kota Se-Kalimantan Barat dan telah mengikuti pengkaderan dari GP Ansor Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan ini juga Nurdin jiga berpesan kepada seluruh Kader Gerakan Pemuda Ansor Se-Kalimantan Barat agar meneruskan perjuangan Pengurus sebelumnya dan diteruskan oleh kepengurusan selanjutnya baik penguatan kader, konsolidasi kader dan hal-hal lain.

“Yang penting untuk dilakukan Pengkaderan dan Penguatan Kader dikarenakan tantangan kedepan tentu lebih berat lagi, sehingga kita semua Para Kader Ansor Banser disemua tingkatan harus solid dan tetap sesuai garis komandonya,” tegas Nurdin. (tim liputan)

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini