-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Sahabat FC Juarai Turnamen Sepak Bola Antar Club di Desa Kuala Dua

Redaksi author photo
 
Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo Saat menyerahkan Hadia Juara 1 Kepada Sahabat FC
Kubu Raya (Kalbarnews.co.id)  Turnamen Sepak Bola Kuala Dua Cup di Lapangan Sepak Bola Galatika Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya resmi ditutup Oleh Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo setelah menyaksikan Pertandingan Final antara Sahabat FC asal Sungai Aasam melawan Dodoz FC asal Teluk Pakedai, Sabtu (12/10/2019).

Tim Sahabat FC asal Desa Sungai Asam Kecamatan Sungai Raya sukses menjuarai turnamen yang berlangsung selama sebulan penuh itu. Di partai final, Sahabat FC mengalahkan Dodoz FC (Teluk Pakedai) dengan skor tipis 1-0. Adapun peringkat ketiga dan keempat diraih Pasundan FC (Sungai Kakap) dan Galaxi FC (Kapuas Hulu). 

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak termasuk peserta yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen ini,” ucap Sujiwo seusai kegiatan. 


Sujiwo bersyukur turnamen berjalan lancar. Sejak pembukaan hingga penutupan. Selain menjadi sarana memasyarakatkan olahraga, turnamen sepak bola, menurutnya, juga menggerakkan perekonomian masyarakat. Sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan hiburan warga. Tak kalah penting, sebutnya, turnamen Kuala Dua Cup sukses membuktikan bahwa sepak bola tidak selalu berujung dengan kerusuhan.

“Alhamdulillah semua berjalan dengan baik, aman, dan lancar sejak awal pembukaan hingga penutupan. Sepak bola yang selama ini identik dengan kerusuhan ternyata tidak terbukti di sini,” ucapnya. 

Meski begitu, Sujiwo mengaku prihatin dengan kondisi lapangan tempat turnamen. Ia menyebut hal itu menjadi tantangan pemerintah daerah ke depan. Yakni bagaimana berupaya melengkapi fasilitas olahraga yang representatif di Kubu Raya. 

“Kita bersyukur turnamen berjalan baik, meski dalam kondisi lapangan yang memprihatinkan. Dan ini tantangan untuk pemerintah kabupaten bagaimana ke depan nanti kita mempunyai mimpi yang harus diwujudkan, yaitu mempunyai stadion. Karena memang di Kubu Raya ini banyak sekali bibit atlet sepak bola. Bahkan semua atlet ada di Kubu Raya yang terus akan kita lakukan pembinaan,” tuturnya. 

Kepala Desa Kuala Dua Matlias mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat sehingga turnamen berjalan lancar. Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya atas dukungan terhadap pelaksanaan turnamen. 

“Alhamdulilah pelaksanaannya sudah semakin baik. Turnamen tahun ini berjalan dengan lancar dan aman. Ini salah satu pertanda makin majunya persepakbolaan khususnya di Kubu Raya,” ucap Matlias.

Matlias juga berterima kasih kepada seluruh peserta yang berasal dari sejumlah daerah di Kalimantan Barat.  Ia mengungkapkan di awal tahun mendatang akan kembali menggelar turnamen serupa.

“Kami dari desa, di bulan Januari tahun depan akan membuka lagi turnamen yang sama. Insya Allah dengan kondisi lapangan yang akan lebih baik lagi. Untuk turnamen yang sekarang ini pesertanya antara lain dari Kayong Utara, Ketapang, Kapuas Hulu, Mempawah, Pontianak, dan beberapa kecamatan di Kubu Raya. Ini sangat luar biasa,” ujarnya. ( tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini