-->

BREAKING NEWS

TERIMA KASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI DI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, POLSEK KUBU BEKUK PEMUDA PENGEDAR NARKOBA JENIS SABU-SABU DI KECAMATAN KUBU KABUPATEN KUBU RAYA, APARAT TNI DAN POLRI AMANKAN 12 KG NARKOBA JENIS SABU-SABU DI PERBATASAN , PENANGKAPAN INI BERDASAR LAPORAN MASYARAKAT, LURAH  BENUA MELAYU LAUT DALAMI ADUAN WARGA KEPADANYA TERKAIT DUGAAN SODOMI YANG DILAKUKAN SEORANG PERIA DI WILAYAHNYA, MERASA DIRUGIKAN PT SULTAN RAFLI MANDIRI LAPORKAN OTAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA BEBERAPA WAKTU YANG LALU DI KETAPANG, DUA ANGGOTA DPRD KAB KUBU RAYA DAN SATU TENAGA KONTRAK DI SEKRETARIAT DPRD KAB KUBU RAYA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19, SEMENTARA AKTIFITAS DI SEKRETARIAT DITUTUP SELAMA 7 HARI, APARAT KEPOLISIAN TERUS USUT DAN KEJAR PELAKU PEMBUNUHAN IBU DAN ANAK DI PONTIANAK TIMUR KALIMANTAN BARAT,  

Bupati Sekadau Deklarasikan ODF dan Stop Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi author photo
Bupati Sekadau, Rupinus,SH,M.Si saat Deklarasikan ODF dan BABS di Desa Menua Prama

Sekadau (Kalbarnews.co.id) - Bupati Sekadau Rupinus, SH. M.Si hadiri kegiatan Open Defecation Free(ODF) Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), yang dipusatkan di Desa Menua Prama Kecamatan Belitang, Selasa (27/8/2019).

Tampak hadir Kepala Dinkes Sekadau St. Emanuel, SKM, Forkopimka Belitang, Kepala Puskesmas Belitang dr. Christian, Kades se Kecamatan Belitang, toga, tomas, todat dan elemen masyarakat Belitang.

Dalam Sambutanya Bupati Sekadau, Rupinus, SH, M. Si mengajak selurih Masyarakat untuk membiasakan diri hidup sehat salah satunya dengan tidak melakukan buang air besar sembarangan.

Dalam kegiatan tersebut Bupati juga menandatangani Prasasti kegiatan Open Defecation Free(ODF) dan Piagam Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS)

Sementara itu Kades Menua Prama Lasarus menyampaikan rasa syukur dan kebanggan Kegiatan Open Defecation Free(ODF) Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Desanya dan menyatakan Desa Menua Prama siap menjadi Desa Mandiri.

"Ini adalah pelaksanaan deklarasi ODF stop BABS pertama di Kabupaten Sekadau," ungkapnya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, St. Emanuel banyak faktor yang memepengaruhi kesehatan Masyarakat salah satunya adalah lingkungan.

"Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan yakni 40 % dari lingkungan, 30 % dari perilaku, 20 % dari pelayanan kesehatan dan 10 % dari keturunan," jelas St Emanuel.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, Desa Menua Prama sudah bisa membuktikan sebagai Desa dengan skala bebas buang air besar sembarangan (BABS).

Masyarakat Desa Menua Prama sudah tidak menggunakan jamban dan sudah memiliki wc pribadi disetiap rumah. (dk/tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini