-->

BREAKING NEWS

KEBAKARAN MELANDA DUA LOKASI DI KUBU RAYA 2 RUMAH DI JL ADI SUCIPTO KEC SUNGAI RAYA DAN DI PARIT GADO KEC SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA, WARGA DIHEBOHKAN DENGAN TEMUAN SESEORANG DITEMUKAN DALAM KEADAAN MENINGGAL DI KAWASAN PARIT BESAR PONTIANAK, HINGGA KINI BELUM DIKETAHUI SIAPA DAN MENINGGAL KARENA APA, BELUM ADA KETERANGAN MENGENAI TEMUAN MAYAT ITU, RUDI HARTONO PEMUDA ASAL KABUPATEN BERHASIL RAIH JUARA II PEMUDA PELOPOR TINGKAT NASIONAL MEMBAWA NAMA KABUPATEN KUBU RAYA DAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT, PERINGATI HARI SANTRI MWC NU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG LAKUKAN RAPAT KERJA UNTUK MEMFOKUSKAN KINERJA PENGURUS RANTING YANG BARU SAJA DILANTIK, RAPAT KERJA MWCNU KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG INI DIHADIRI KETU PCNU KAB KUBU RAYA, KH ABDUSSALAM, M.Si, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Program Bantuan Operasional Sekolah Daerah Kabupaten Kubu Raya kembali dilakukan

Redaksi author photo

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan  saat hadiri Sosialisasi Program BOS dan BOSDA Kabupaten Kubu Raya

Kubu Raya (Kalbar News) - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali melaksanakan program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda), setelah lima tahun program ini tidak diterapkan di Kabupaten itu, hal itu disampaikan Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat membuka kegiatan Sosialisasi Bos dan Bosda di Sungai Raya, Selasa (09/04/2019).

"Bosda ini kembali kita laksanakan setelah lima tahun tidak diterapkan di Kubu Raya, namun saat ini akan kami kembali canangkan program ini," ungkap Bupati.


Bupati Muda mengatakan, pada masa pemerintahannya di Kubu Raya tahun 2010 lalu, program Bosda pertama kali diluncurkan, dimana saat itu APBD Kubu Raya baru Rp600 miliar lebih. Program itu di laksanakan dengan tujuan untuk membantu masyarakat untuk meringankan baban dari biaya sekolah yang ada.

Bupati Muda mengatakan, memang pemerintah telamenggratiskan sekolah untuk tingkat SD sampai SMP, bahkan Pemprov Kalbar juga sudah menggratiskan biaya untuk tingkat SMA.
 
Sambutan Bupati Kubu raya, Muda Mahendrawan
Namun, di sisi lain, katanya, ada hal yang juga menjadi beban bagi masyarakseperti pengadaan pakaian seragam untuk anak-anak mereka, pembelian alat tulis dan sebagainya yang amsih harus ditanggung oleh orang tua.

Memang bagi sebagain masyarakat mampu, kata Bupati Muda, untuk membeli seragam sekolah  tidak menjadi masalah. Namun, kenyataan yang ada di lapangan, banyak orang tua yang merasa berat untuk membeli seragam anaknya.

"Bayangkan saja, jika ada dalam satu keluarga ada tiga orang anak, dimana anak-anaknya masih sekolah dan saat ajaran baru tiga anak ini harus memiliki seragam, jelas ini akan menjadi beban. Makanya pola Bosda kali ini akan kita laksanakan dengan pola baru yang lebih terstruktur sehingga bisa memberikan keringanan bagi masyarakat kita," paparnya.

Melalui Bosda ini juga bisa digunakan untuk meningkatkan kreatifitas siswa seperti pengadaan alat drum band, sarana olahraga lainnya sehingga anak-anak kita memiliki waktu yang berkualitas di sekolah dan bisa lebih kreatif.

"Ini tentu menjadi tujuan utama kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kubu Raya demikian dengan SDM yang ada di dalamnya," kata Muda.

Dengan adanya sosialisasi ini, Muda meminta kepada pihak sekolah agar bisa memanfaatkan dana Bos dan Bosda yang ada dengan baik dan untuk meningkatkan kualitas sekolah serta kreatifitas siswa.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia sosialisasi Bos dan Bosda Kubu Raya, Anwar mengatakan pada kegiatan sosialisasi itu dihadiri 522 peserta yang teridir dari 325 SD dan 86 SMP serta 61 SMA.

"Materi yang berkenaan dengan laporan dan porses pelaksanaan, terutama penyaluran Bosda yang disampaikan narsum dari Bank Kalbar, Inspektorat, Bagian Anggaran, Bagian Akutansi dan sebagainya," kata Anwar. (tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini